Sya’roni Tohir
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBANGUNAN MASYARAKAT SEBAGAI KONSEP DAKWAH DAN PEMBANGUNAN MADINAH SEBAGAI CONTOH COMMUNITY DEVELOPMENT Sya’roni Tohir
Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan Vol. 2 No. 01 (2019): Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnaldawahstidnatsir.v2i01.46

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pembangunan masyarakat dan pembangunan Madinah sebagai contoh community development. Metode Penelitian: Kualitatif. Hasil Penelitian: Konsep pengembangan masyarakat menurut Islam lebih holistik dari pada konsep pengembangan masyarakat secara umum. Dalam konsep pengembangan masyarakat menurut Islam tidak hanya dibangun hubungannya dengan sesama manusia (hubungan vertikal) tetapi dibangun juga hubungannya dengan sang pencipta Allah Yang Maha Kuasa (horisontal). Konsep Pengembangan Masyarakat adalah bagian dari Konsep Da'wah. Oleh kerena itu hendaknya para pelaku pengembangan masyarakat dari kalangan umum menggunakan konsep Da'wah sebagai konsep pengembangan masyarakat. Dan yang lebih terpenting lagi sudah seharusnya bagi para da'i, melakukan pengembangan masyarakat sebagai implementasi konsep da'wah.
KEPEMIMPINAN DAKWAH RASULULLAH SAW (DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN) Sya’roni Tohir
Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnaldawahstidnatsir.v8i1.323

Abstract

Tujuan penelitian: untuk mengetahui bagaiman penerapan furngsi menejemen dalam kepemimpinan da’wah Rasulullah SAW. Peneliti memilih metode penelitian kualitatif deskriftif. Hasil penelitian: fakta-fakta antara lain hadits tentang wahyu Allah SAW yang memberitahukan negri tujuan hijrah, hadits tentang rencana hijrahnya Abu Bakr As-Siddiq yang ditunda demi membersamai Rosulullah SAW, Klausul bai’atul ‘aqobah ats-Tsaniyah nomor 4, hadits tentang diutusnya Abu Musa al-‘Asy’ary, Khalid Bin Walid, Muadz Bin Jabal, Ali Bin Abi Thalib dan beberapa shahabat lainnya ke Yaman. Dan literatur sababun nuzul surat An-Nisa ayat 94. Temuan: penerapan planning oleh Rasulullah yang cerdas pada setiap rencana beliau. Misalnya dalam rencana hijrah dan negri tujuannya. Sebagai kita temukan dalam butir empat klausul bai’atul ‘aqobah ats-tsaniyah.. Dalam hal pengorganisasian shahabat dapat kita temukan dalam mengajak orang untuk masuk Islam sejak awal da’wah. Dalam hal aktualisasi kepemimpinan bisa kita lihat bagaimana Rasulullah SAW menggerakkan, mengarahkan shahabat-shahabatnya untuk melaksanakan tugas da’wah. Dalam hal menjalankan control kita bisa melihat bagaimana setiap sepulangnya setiap shahabat dari tugas da’wah selalu menemui Rasulullah SAW untuk memberi laporan untuk dievaluasi.  Kesimpulan: dalam kepemimipinan da’wah Rasulullah SAW kita temukan penerapan fungsi menejemen yang super modern. Yang bila dianalisa dengan fungsi POAC semuanya terbukti bahwa menejemen kepemimpinan Beliau amat sangat baik yang tiada bandingnya.
PERSEPSI MASYARAKAT MUSLIM TERHADAP MAKAM KERAMAT PERSEPSI MASYARAKAT MUSLIM DESA CIBENING, KECAMATAN SETU KABUPATEN BEKASI TERHADAP MAKAM KRAMAT MBAH AMARADEN Sya’roni Tohir; Syamil Zakiyuddin
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v9i1.480

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi warga Desa Cibening Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi terhadap Makam Keramat Mbah Amaraden serta dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai karakter pemikiran dan corak pemahaman agama Masyarakat muslim di Desa Cibening. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi dana wawancara. Hasil Penelitian: Mayoritas masyarakat Desa Cibening beragama Islam namun menjalani syari’at Islamnya masih separuh-separuh. Di sisi lain mereka juga masih mempunyai keyakinan-keyakinan yang menyimpang dari ajaran Islam. Seperti animisme, mistis, percya terhadap keris, batu, makam kramat dan menjalankan ritual-riual adat istiadat di luar Islam. Pembahasan: Kepercayaan terhadap mistis dan hal-hal irrasional yang ada dibalik tradisi adat istiadat seperti menyediankan sesajen, ziarah makam-makam kramat, adalah kepercayaan yang masih sangat kental pada masyarakat di sana. Keyakinan adanya kekuatan supranatural pada benda-benda, seperti keris, batu cincin, jimat dan lain-lain, seperti dengan membawanya akan memiliki kekebalan tubuh dari senjata tajam, anti peluru, dagangan menjadi laris dan lain sebagainya. Juga meyakini makam-makam yang dianggap keramat, seperti dengan menziarahinya akan tercapai hajat atau tujuan yang diinginkan dan mendapatkan keberkahan hidup. Semua itu memengaruhi persepsi mereka terhadap makam-makam kermat dan benda-benda yang dianggap memiliki kekuatan ghaib. Kesimpulan: Persepsi Warga Desa Cibening terhadap Makam Keramat Mbah Amaraden mernurut mereka makam yang dianggap keramat dan dimuliakan sehingga dalam praktiknya, peziarah kubur meminta keberkahan hidup dan rezeki yang melimpah kepada shohibul makam. Mereka berpersepsi (meyakini) bahwa menziarahi makam-makam keramat akan memperoleh berkah sesuai dengan niat dan tujuannya. Peziarah yang datang ke makam itu, satu sama lain juga punya persepsi atau pandangan yang berbeda, tergantung dari tujuan dan kebutuhan mereka datang ke Makam itu. Kata Kunci: Persepsi, Makam, Keramat, Mistis