Salman Al Farisi
STID Mohammad Natsir

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDIDIKAN PEMUDA DALAM PERSPEKTIF HADITS Madeni Madeni; Salman Al Farisi
Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat Vol. 2 No. 01 (2019): Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnalbinaummatstidnatsir.v2i01.29

Abstract

Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan aspek-aspek pendidikan pemuda dalam perspektif hadits serta untuk mengetahui bagaimana metode pendidikan pemuda dalam perspektif hadits. Metode Penelitian: Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kepustakaan (Library research) dikarenakan sumber-sumber datanya bersumber dari sumber-sumber tertulis, baik yang berkaitan langsung dengan materi yang dikaji maupun tidak secara langsung. Kemudian dari segi penajiannya materi ini bersifat deskriptif analisis, sebab penelitian ini berusaha menggambarkan secara utuh metode dan aspek-aspek pendidikan pemuda sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Hasil Penelitan: Berdasarkan hasil analisa penulis terhadap hadits-hadits pendidikan pemuda Akhirnya penulis dapat mengambil kesimpulan melalui penelitian ini bahwa konsep pendidikan pemuda perspektif hadits sebagai berikut: Pertama, Tujuan pendidikan pemuda dalam hadits nabi adalah untuk pemenuhan aspek-aspek aqidah, aspek keilmuan dan intelektualitas pemuda, aspek sosial kemasyarakatan dan aspek akhlak. Kedua, Program pendidikan pemuda dalam persepektif hadits adalah memenuhi aspek-aspek yang terdapat dalam tujuan pendidikan pemuda yaitu aspek aqidah, aspek keilmuan dan intelektualitas aspek sosial kemasyarakatan dan aspek akhlak. Ketiga, Proses pendidikan bagi pemuda memerlukan bimbingan dan arahan dari pendidik sebagaimana dalam hadits nabi SAW, Nabi selalu membimbing, memberikan nasehat kepada para pemuda dengan menggunakan beberapa proses atau metode diantaranya: metode nasehat, metode menyerukan secara, metode memberikan hadiah, metode Perumpamaan atau Tamsil (Permisalan), metode perintahkan dan larangan , metode halaqah atau majlis, metode lemah lembut.