Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN LENO-WEAVE FIBER TERHADAP KEKUATAN TEKAN RESTORASI RESIN COMPOSITE Sri Wahyuni; Helios Adriyoso; smalayani smalayani
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Composit merupakan salah satu bahan tambal kedokteran gigi yang cukup memenuhi syarat dan sering dipakai pada orang dewasa maupun anak-anak. Composit dipakai karena sifat estetiknya baik akan tetapi kekuatannya untuk gigi posterior kurang. Pada kasus karies gigi posterior yang sudah lebar atau besar dibutuhkan bahan tambal yang mempunyai kekuatan yang sangat besar karena digunakan untuk mengunyah makanan sebaiknya menggunakan bahan tambal amalgam yang sudah terbukti mempunyai kekuatan lebih tinggi dibandingkan dengan restorasi yang sewarna dengan gigi sedangkan restorasi amalgam mempunyai kandungan merkuri metal yang tinggi yang toksik sehingga penulis ingin mencari alternatif metode penggunaan bahan restorasi yang sewarna dengan gigi tetapi mempunyai kekuatan tekan yang tinggi.Fiber yang paling sering digunakan dalam kedokteran gigi adalah Leno-weave fiber yang digunakan pada produk laboratoris dan sering digunakan pada aplikasi klinis.Tujuan dari peneliti ingin mengetahui apakah ada pengaruh penambahan leno-weave fiber terhadap kekuatan tekan restorasi resin composit. Jenis penelitian eksperimental,tempat penelitian di laboratorium mekanik Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang.Jumlah sampel seluruhnya 25 dibagi 5 kelompok. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh penambahan leno weave fiber terhadap kenaikan kekuatan tekan restorasi resin composit.Kenaikan paling besar pada penambahan leno-weave fiber diameter 4 mm dan posisi saling silang kekuatan tekan sebesar 269,074 N/mm2. Hal ini disebabkan leno-weave fiber mampu meningkatkan sifat fisik dari restorasi resin composit dan dengan bentuk anyaman mampu meneruskan tekanan kunyah sehingga tahan terhadap tekanan.
PENGARUH AIR SEDUHAN KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) TERHADAP KELARUTAN ION KALSIUM GIGI PERMANEN ( in Vitro) Vitri Nurilawaty; Nur Adiba Hanum; Sri Wahyuni
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Pembangunan Manusia
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan email terutama terjadi karena proses demineralisasi mineral hidroksi apatit email gigi akibat proses kimia. Kondisi demineralisasi terjadi bila pH mulut dibawah titik kritis (pH<5,5), disebabkan karena kondisi asam di rongga mulut, antara lain karena konsumsi minuman yang mengandung asam seperti jus buah, minuman beralkohol dan minuman bersoda. Salah satutumbuhan yang dapat mencegah berbagai penyakit adalah Rosella (Hibiscus sabdariffa L.). Kelopak bunga rosella mengandung asam sitrat dan asam malat yang tinggi, sehingga memberikan sensasi rasa asam segar pada minuman herbal rosella. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh air seduhan kelopak bunga rosella terhadap kelarutan ion kalsium pada gigi permanen. Sampel penelitian adalah 25 gigi premolar permanen rahang atas yang bebas karies, dibagi 5 kelompok. Tiap kelompok direndam dalam seduhan kelopak bunga rosella 1%, 2%, 4%, aquadest dan minuman bersoda. Lama perendaman gigi dalam air seduhan selama 3,5 hari. Pengukuran kadar kalsium yang terlepas dari email menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antar konsentrasi seduhan kelopak bunga rosella dalam melarutkan ion kalsium gigi permanen. Kadar kelarutan ion kalsium gigi permanen yang direndam dalam air seduhan bunga rosella 1% sebesar 128,7 ppm, seduhan 2% sebesar 94,5 ppm, seduhan 4% sebesar 54,2 ppm. Kesimpulan penelitian adalah air seduhan bunga rosella mempunyai pengaruh yang bermakna dalam melarutkan ion kalsium gigi permanen. Semakin tinggi konsentrasi seduhan bunga rosella, semakin kecil kadar kelarutan ion kalsium gigi permanen.