Motivasi pelayanan publik merupakan motivasi/dorongan yang dimiliki seorangpegawai sektor publik dalam mengabdikan dirinya memberikan pelayanan publikyang prima kepada masyarakat. Motivasi pelayanan publik telah digunakansebagai 'kode' untuk altruisme, yang berarti kemauan individu untuk terlibatdalam perilaku pengorbanan demi kemaslahatan masyarakat banyak tanpamanfaat timbal balik untuk diri mereka sendiri. Beberapa penelitian menunjukkanbahwa PSM memiliki hubungan positif terhadap kinerja. Semakin tinggi PSMmaka semakin tinggi pula kinerja yang dihasilkan. Nilai-nilai PSM dan altruismeini sangat mempengaruhi paradigma berpikir dari para pelayan publik untuk lebihmengedepankan kepentingan publik daripada kepentingannya sendiri, tidakberfikir materialistik semata melainkan mengedepankan tercapainya tujuanpelayanan publik. Nilai Publicness ini penting untuk hubungan antara PSM dankinerja. Dengan terbentuknya karakteristik PSM dan diimplementasikannya nilainilai PSM dalam keseharian pelaksanaan tugas-tugas pelayanan publik, akanberdampak langsung terhadap peningkatan kinerja pegawai dan peningkatankualitas pelayanan publik itu sendiri. Masyarakat sebagai pengguna layananmenjadi puas terhadap layanan yang diberikan.