p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Al Himayah
M. Sulaiman Ridwan
STAI Diniyah Pekanbaru

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hukum Al Fahshu Al Tibbi ( Skrining Kesehatan ) Sebelum Pernikahan M. Sulaiman Ridwan
Jurnal Al Himayah Vol. 6 No. 1 (2022): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan merupakan tradisi yang sakral bagi umat manusia, oleh karena itu syari’at memberikan anjuran dan petunjuk untuk melaksanakan proses tersebut, yang dimulai dari pembahasan tentang esensi pernikahan bagi manusia, pemilihan pasangan dengan berbagai kriteria - kriterianya, apakah berdasarkan atas agama, kekayaan, nasab dan kecantikanya. Skrining pranikah saat ini adalah salah satu yang paling banyak digunakan dalam strategi penting untuk pencegahan gangguan genetik, anomali kongenital dan beberapa masalah perkawinan medis dan psikologis Pasca skrining kesehatan pranikah kedua belah pihak dan berhak mengetahui keadaan dan riwayat kesehatan dari pasangannya berdasarkan informasi dan hasil uji laboratorium, untuk menjamin kesehatan dan kebaikan keduanya. Pada saat inilah seorang tenaga medis dihadapkan pada kondisi yang dilematis, antara pengungkapan informasi dan hasil uji laboratorium secara gamblang dan terbuka kepada pasangan calon pengantin atau harus berhadapan dengan kode etik kedokteran.
Siyasah Syar`iyyah Pada Masa Dinasti Bani Umayyah (Masa Kepemimpinan Mu`awiyah bin Abi Sufyan) M. Sulaiman Ridwan; Irwan Tutrisno
Jurnal Al Himayah Vol. 5 No. 2 (2021): Al Himayah
Publisher : Jurnal Al Himayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Syari’at tidak dapat eksis tanpa disokong dengan unsur kekuatan politik dan pemerintah yang stabil. Makna siyasah syar’iyyah dapat dipahami adalah upaya menegakkan syar’i yang diyakini penguasa memiliki kemaslahatan. Pada masa kepemimpinan Mu`awiyah bin Abi Sufyan banyak mengarahkan kebijakan pada perluasan kekuasaan politik atau perluasan wilayah kekuasaan negara, hal ini mengingat bahwasanya Dinasti Umayyah bukan penguasa tunggal di dunia saat itu. Kepemimpan Mu`awiyah bin Abi Sufyan terkesan ekslusif dan lebih dominan dan mempercayai kalangan Arab dalam pemerintahannya. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang berdasarkan kajian sosio-historis kritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep siyasah syar`iyyah dalam politik Islam dan pengaruhnya terhadap kebijakan politik strategis oleh Mu`awiyah bin Abi Sufyan.