Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBUATAN KEMASAN PRIMER DAN SEKUNDER PADA UMKM DODOL BETAWI: PENDAMPINGAN PEMBUATAN KEMASAN PRIMER DAN SEKUNDER PADA UMKM DODOL BETAWI Rachmah Rachmah Nanda Kartika; Heribertus Kusumantoro; Emmidia Djonaedi
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i01.a4717

Abstract

Kemasan merupakan faktor penting dalam memenangkan persaingan usaha. Kemasan dan harga sangat berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Meskipun kemasan produk sangat penting untuk mendongkrak penjualan, hanya sedikit terutama pelaku usaha mikro dan kecil yang memperhatikan kemasan produknya. Sebagian besar UMKM di Indonesia masih mengemas produknya dengan tampilan yang tidak menarik.. Hal ini juga terjadi pada kelompok usaha kecil dodol Betawi di Kota Depok dan sekitarnyaa. Sebagian besar pelaku usaha memiliki kendala pada packaging kemasan yang sederhana, bahkan tanpa merk. Dodol Betawi adalah produk makanan tradisional yang dibuat dari tepung beras ketan, santan, kelapa, dan gula memilik tekstur lembek dan lengket serta tingkat pembuatan yang rumit Dodol Betawi yang dihasilkan oleh UMKM umumnya tidak dapat disimpan dalam jangka waktu yang relatif lama. Dodol Betawi yang disimpan tanpa diberikan perlakuan dalam hal ini kemasan primer dan kemasan sekunder akan rusak dalam kurung waktu 20 hari, dan dapat menyebabkan terjadinya penurunan kualitas. Karena kondisi tersebut, dodol Betawi membutuhkan kemasan yang lebih baik dari sekedar kemasan plastik primer saja untuk menjaga tekstur, rasa, penampilan dan menambah nilai jual. Berdasarkan uraian diatas, pada pengabdian masyarakat ini ialah melakukan pendampingan pembuatan kemasan Primer dan Sekunder pada umkm Dodol Betawi. Peserta mendapatkan kuesioner pretest dan post-test sebelum diadakan pendampingan dan sesudah diadakan pendampingan menunjukkan hasil 66 % (Pretest) dan mengalami peningkatan menjadi 83 % (post test) mengetahui proses pembuatan kemasan primer dan kemasan sekunder.
ANALISIS VARIASI KOMPOSISI SERAT ECENG GONDOK (EICHHORNIA CRASSIPES) DAN PULP HVS BEKAS TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIK KERTAS Nita Talia; Heribertus Kusumantoro; Rachmah Nanda
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.13756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi komposisi serat eceng gondok (Eichhornia crassipes) dan pulp HVS bekas terhadap sifat fisik dan mekanik kertas daur ulang sebagai upaya pemanfaatan biomassa lignoselulosa yang ramah lingkungan. Permasalahan yang diteliti adalah bagaimana perubahan komposisi material mempengaruhi kualitas kertas yang dihasilkan. Metode penelitian meliputi persiapan bahan baku, pemasakan, pembuatan pulp, pembentukan lembaran, dan pengeringan dengan variasi komposisi eceng gondok : HVS sebesar 25:75, 50:50, 75:25, 90:10, dan 100:0. Pengujian dilakukan pada gramatur, ketebalan, penyerapan air, dan kekuatan tarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan komposisi serat eceng gondok menurunkan gramatur, ketebalan, dan kekuatan tarik, tetapi meningkatkan penyerapan air. Penelitian ini menyimpulkan bahwa serat eceng gondok memiliki potensi sebagai bahan baku alternatif untuk kertas daur ulang, terutama bila dikombinasikan dengan pulp HVS bekas dalam komposisi yang tepat.