Rusdiah Rusdiah
Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DAMPAK APLIKASI YOUTUBE TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI Ziadatul Mardhiah; Hardiyanti Pratiwi; Rusdiah Rusdiah
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 8, No 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v8i1.5679

Abstract

The YouTube application is one of the many social media that is often used by the public, both adults and children. The rise of YouTube applications for children is one of the problems in the world of education. Along with the increasingly rapid development of the times, of course this will have an impact on the development of children if parents continue to provide YouTube applications. This study aims to determine the impact of the YouTube application on children's cognitive development. This type of research is field research with a qualitative approach. The method used in this study is a qualitative descriptive method. The subjects in this study were six children aged 4-6 years and their parents (housewives). The object of research is the impact of the YouTube application on children's cognitive development. Data was collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis uses Miles and Huberman analysis which is carried out interactively and takes place continuously. Based on the results of the study, it can be concluded that: the impact of the YouTube application on the cognitive development of the 6 children is, being able to recognize the letters of the alphabet, hijaiyah letters, recognizing colors, recognizing numbers and being able to count, being able to memorize, easy to imitate, learning through songs, recognizing large and small objects, and group images.
PENERAPAN PENGHAFALAN AL-QUR’AN UNTUK ANAK USIA DINI: STUDI KASUS PADA ORANGTUA YANG BERSTATUS SEBAGAI ANGGOTA JAMAAH TABLIGH KOTA BANJARMASIN Rusdiah Rusdiah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 11, No 1 (2021): Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.741 KB) | DOI: 10.18592/jtipai.v11i1.6144

Abstract

ABSTRACTMemorizing the Qur'an is considered very good cognitively and adds intellectual, linguistic, religious, and moral abilities. In addition, the Qur'an is the holy book of Muslims and is the basic source of all knowledge. Memorizing the Qur'an is considered not to violate the child's nature, but parents must pay attention to the child's ability. Parents must design the application of memorizing the Qur'an in such a way as to attract and trigger children's enthusiasm without any coercion. Parents who are members of the Tablighi Jamaat are considered successful in the application of memorizing the Qur'an for early childhood. This success needs to be known so that other parents can apply it as well. This article reveals the application of memorizing the Koran for early childhood by parents who are members of the Tablighi Jamaat and knowing the motivations of parents in memorizing children's Koran. The type of research is field research with a descriptive-qualitative approach. The research subjects were 3 children aged 4-8 years and 3 parents who were members of the Tablighi Jamaat Banjarmasin area. Data collection techniques were carried out by observation, interviews and documentation. Data processing and analysis techniques are carried out by data reduction, data presentation and conclusion drawing (verification). The results of the study indicate that parents apply the memorization of the Qur'an based on the Regulation of the Minister of National Education Number 58 of 2009 concerning Standards for Early Childhood Education, starting from planning, implementing and evaluating. While the motivation of parents in memorizing the Qur'an is done by conditioning the child, both at home and in the environment outside the home. This means that what affects the spirit and things that motivate children are extrinsic. In line with the theory of two factors, namely the hygiene factor where children's motivation is influenced by organizational conditions or environmental conditions.KEYWORDS: Memorizing the Qur'an; Early Childhood; Extrinsic Motivation.ABSTRAKPenghafalan al-Qur’an dinilai sangat baik secara kognitif dan menambahkan kemampuan intelektual, bahasa sekaligus agama, dan moral. Selain itu, al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam dan merupakan sumber dasar bagi segala ilmu. Penghafalan al-Qur’an dinilai tidak menyalahi fitrah anak, namun orangtua harus memperhatikan kemampuan anak. Orangtua harus merancang penerapan penghafalan al-Qur’an sedemikian rupa agar menarik dan memicu semangat anak tanpa adanya paksaan. Para orangtua yang berstatus anggota Jamaah Tabligh dinilai berhasil dalam penerapan penghafalan al-Qur’an untuk anak usia dini. Keberhasilan itu perlu diketahui sehingga orangtua lainnya dapat menerapkannya pula. Artikel ini mengungkap penerapan penghafalan al-Qur’an untuk anak usia dini oleh orangtua yang berstatus sebagai anggota Jamaah Tabligh dan mengetahui motivasi orangtua dalam penghafalan al-Qur’an anak. Jenis penelitian adalah lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian adalah 3 anak berusia 4-8 tahun dan 3 orangtua yang berstatus sebagai anggota Jamaah Tabligh wilayah Banjarmasin. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa orangtua menerapkan penghafalan al-Qur’an berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 58 Tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini yaitu dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Sedangkan motivasi orangtua dalam penghafalan al-Qur’an dilakukan dengan menngondisikan anak, baik di rumah maupun lingkungan di luar rumah. Artinya yang mempengaruhi semangat dan hal yang memotivasi anak bersifat ekstrinsik. Sejalan pula dengan teori dua faktor yaitu faktor hygiene dimana motivasi anak dipengaruhi oleh kondisi organisasi atau kondisi lingkungan.KATA KUNCI: Penghafalan Al-Qur’an; Anak Usia Dini; Motivasi Ekstrinsik.
Implementasi Metode Murottal dalam Menghafal Alquran Rusdiah Rusdiah; Maimunah Maimunah
TA'DIBAN Vol 2 No 2 (2022): Januari - Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjie.v2i2.18

Abstract

Penelitian ini mengemukakan tentang implementasi metode murottal dalam menghafal Alquran. Hal ini menjadi penting karena metode yang digunakan untuk menghafal sangat berpengaruh terhadap proses menghafal Alquran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh cara santriwati menghafal Alquran dengan metode murottal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah dua orang ustadzah termasuk ibu pengasuh dan 10 orang santriwati. Sedangkan objek dalam penelitian adalah implementasi metode murottal dalam menghafal Alquran pada pondok tahfiz mahasiswi Siti Khadijah Banjarmasin. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi metode murottal dalam menghafal Alquran pada pondok tahfiz mahasiswi Siti Khadijah Banjarmasin meliputi bimbingan tajwid dalam menghafal Alquran.