Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PARAMETER MUTU EKSTRAK HERBA SELEDRI (Apium graveolens L.) DENGAN METODE EKSTRAKSI MASERASI DAN DIGESTI Indri Kusuma Dewi
Jurnal Jamu Kusuma Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL JAMU KUSUMA
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.323 KB) | DOI: 10.37341/jurnaljamukusuma.v1i1.6

Abstract

Seledri merupakan salah satu tanaman obat yang banyak digunakan sebagai bahan baku obat tradisional. Seledri banyak dimanfaatkan sebagai antihipertensi, anti inflamasi, antioksidan, dan anti kolesterol. Efek farmakologis tersebut disebabkan oleh berbagai kandungan kimia dalam herba seledri, seperti apiin, apigenin, saponin, tanin, dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter mutu ekstrak herba seledri dengan metode ekstraksi maserasi dan digesti. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Herba meniran diekstraksi dengan menggunakan metode ekstraksi maserasi dan digesti. Parameter mutu ekstrak herba seledri dengan metode ekstraksi maserasi meliputi hasil rendemen 17,16%, kadar air 9,34%, kadar abu total 12,75%, kadar abu tidak larut asam 2,35%, dan organoleptik warna hijau tua, bentuk kental, bau khas aromatik seledri, dan rasa khas seledri. Parameter mutu ekstrak herba seledri dengan metode ekstraksi digesti meliputi hasil rendemen 18,73%, kadar air 7,62%%, kadar abu total 15,06%, kadar abu tidak larut asam 3,90%, dan organoleptik warna hijau tua, bentuk kental, bau khas aromatik seledri, dan rasa khas seledri. Berdasarkan penelitian hasil parameter mutu ekstrak herba seledri dengan metode ekstraksi maserasi dan digesti nilai rendemen, kadar air dan organoleptik ekstrak memenuhi standar. Sedangkan hasil kadar abu total dan kadar abu tidak larut asam tidak memenuhi standar.
OPTIMASI SEDIAAN GEL FRAKSI ETIL ASETAT TONGKOL JAGUNG Indri Kusuma Dewi
Jurnal Jamu Kusuma Vol. 1 No. 2 (2021): JURNAL JAMU KUSUMA
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.649 KB) | DOI: 10.37341/jurnaljamukusuma.v1i2.15

Abstract

Gel merupakan sediaan kosmetik yang digunakan secara topikal, sehingga harus nyaman digunakan setelah lama penyimpanan. Gel adalah sediaan gel yang baik yang dibuat dengan mencampurkan gelling agent, humektan, dan alkalizing agent untuk menghasilkan gel dengan kualitas fisik dan stabilitas yang dapat diterima. Karbopol, TEA, dan propilen glikol digunakan sebagai basis gel dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil optimum formulasi sediaan gel tongkol jagung. Metode optimasi digunakan untuk mendapatkan sediaan yang optimum adalah Simplex Lattice Design. Penelitian ini menggunakan metode Simplex Lattice Design pada perangkat lunak Design expert 12. Hasil uji verifikasi pada sifat fisik gel tidak berbeda signifikan dengan nilai yang diprediksikan.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN KESEHATAN RAMUAN JAMU SAINTIFIK UNTUK PENURUN KADAR ASAM URAT PADA IBU-IBU PKK DI DUKUH BASIN KEBONARUM KLATEN Annisa Swaraswati; Indri Kusuma Dewi; Agus Kirwanto
Jurnal Farmasindo Vol 4 No 2 (2020): Desember
Publisher : Program Studi D3 Farmasi Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2013, prevalensi penyakit sendi berdasarkan gejala yaitu NTT (33,1%), Jawa Barat (32,1%) dan Bali (30%). Penggunaan tumbuhan yang ada di Indonesia sangat minim karena kurangnya dukungan terhadap program saintifikasi jamu. Masyarakat belum mengetahui ramuan jamu saintifik sebagai penurun kadar asam urat. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, mayoritas warga Dukuh Basin belum mengetahui ramuan jamu saintifik (daun kepel, herba tempuyung, kayu secang, herba meniran, kunyit dan temulawak) sebagai penurun kadar asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan kesehatan ramuan jamu saintifik untuk penurun kadar asam urat pada Ibu-ibu PKK di Dukuh Basin. Penelitian ini menggunakan quasi eksperiment design dengan rancangan one grup pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu-ibu PKK di Dukuh Basin dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket. Hasil penelitian didapatkan nilai mean pretest 69,51 dan posttest 97,44 dengan selisih nilai mean 27,92. Hasil analisis bivariat menggunakan t-test P=0,000 (P<0,05) yang menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara peningkatan pengetahuan sebelum penyuluhan dan sesudah penyuluhan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penyuluhan kesehatan tentang ramuan jamu saintifik untuk penurun kadar asam urat efektif terhadap peningkatkan pengetahuan Ibu-ibu PKK di Dukuh Basin.
Uji Aktivitas Antioksidan dan Tabir Surya Gel Kulit Melinjo (Gnetum gnemon L) Sunarmi Sunarmi; Indri Kusuma Dewi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5073

Abstract

Sinar matahari memancarkan radiasi sinar ultraviolet A dan B yang dapat menyebabkan berbagai gangguan pada kulit apabila terjadi dalam jangka waktu yang lama. Tabir surya merupakan produk kosmetika yang banyak digunakan untuk menangkal efek buruk dari ultraviolet. Aktivitas tersebut dinyatakan dalam nilai Sun protection Factor (SPF). SPF banyak diintegrasikan dalam berbagai produk perawatan kulit sehari-hari. Anantioksidan dapat menangkal radikal bebas yang menyebabkan efek buruk bagi tubuh, serta dapat membantu mengembalikan kemampuan antioksidan alami kulit. Sediaan antioksidan seringkali memiliki efek ganda sebagai SPF. Kulit melinjo mengandung senyawa-senyawa fitokimia yang berkontribusi terhadap aktivitas penangkal radikal bebas dengan kekuatan yang cukup signifikan. Adanya potensi tersebut perlu dikembangkan dalam produk perawatan kulit, salah satunya dalam bentuk gel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai SPF dan aktivitas antioksidan gel dengan bahan aktif ekstrak etanol kulit melinjo. Simplisia kulit melinjo diekstraksi maserasi dengan pelarut etanol 70%. Gel dibuat dalam 4 formula dengan berbagai konsentrasi ekstrak, yaitu formula A 0,76 %, B 1,52 %, C 3,04 %, dan D 6,08 %. Uji nilai SPF dilakukan dengan spektrofotometri UV-Vis dan aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan gel yang diperoleh homogen, berwarna oranye jernih dan warna semakin pekat seiring dengan penambahan konsentrasi ekstrak. Sediaan gel memiliki nilai SPF yang semakin meningkat dengan peningkatan dosis, namun termasuk dalam kategori proteksi lemah (2-4). Aktivitas antioksidan terkuat ditunjukkan oleh formula B dengan IC50 sebesar 4,86 ppm (sangat kuat). Berdasarkan hal tersebut, gel kulit melinjo mampu memberikan proteksi terhadap radikal bebas namun memberikan proteksi yang lemah terhadap sinar UV.