Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI ANEMIA SEBAGAI PENCEGAHAN PRIMER STUNTING PADA REMAJA PUTRI DI KELURAHAN PASIE NAN TIGO KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG Meri Neherta; Lili Fajria; Ira Mulya Sari; Yelly Herien; Novita Sari; Sri Wahyuningsih; Safiyah Kamilah; Mutia Rezky; Rini Anggraini
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v5i1.416

Abstract

Anemia in adolescent girls is very dangerous for both the short and long term. If it happens in the long term, after becoming a mother it will be detrimental to the baby in the future. Babies of anemic mothers will tend to give birth to premature babies later in the productive period of the teenager. Babies born to anemic adolescents are very at risk for malnutrition, then stunting. The purpose of this health education is to prevent anemia in adolescent girls as the primary prevention of stunting in toddlers. The implementation of this activity is carried out through 4 stages: situation analysis, preparation of needs for implementation of activities and evaluation of activities. The health education activities on anemia prevention were attended by 50 young women with pale conjunctiva criteria and often felt dizzy. The measuring instrument used is a questionnaire. The results of this activity in general can increase the knowledge of young women about anemia by 76%. Good knowledge before the activity was only 20%, after the activity increased to 96%. While the knowledge that is lacking before the activity is 80%, after the activity it is only 4%. Health education given to young women can increase knowledge in young women. It is hoped that young women can always eat balanced meals and blood-boosting tablets and disseminate this information to other young women. To the local health center to provide education on a regular basis every time they carry out youth posyandu activities.
IMPLEMENTASI POSISI SEMI FOWLER DENGAN MASALAH KEPERAWATAN POLA NAFAS TIDAK EFEKTIFPADA PASIEN CONGESTIVE HEARTFAILURE (CHF) Mawaddah, Armi; Nicha Rossi Prastika; Mutia Rezky
Jurnal Mal el Hayat Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Mal el Hayat : July
Publisher : STIKes Malahayati Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh posisi semi fowler terhadap menurukan sesak napas pada pasien congestive heart failure (CHF). Posisi merupakan tindakan yang sederhana dan cukup efektif untuk mengurangi resiko penurunan pengembangan pada dinding dada yaitu dengan pemberian posisi saat istirahat. Posisi yang paling efektif bagi penderita gagal jantung adalah posisi semi fowler dengan kemiringan 30-45 derajat. Metode penelitian ini penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus dengan pemberian implementasi keperawatan. Berdasarkan penelitian dengan pemberian posisi semi fowler mulai tanggal 21 Februari 2023-23 Februari 2023 didapatkan hasil perubahan positif terhadap pasien selama 3 hari pemberian posisi semi fowler keluhan sesak napas berkurang, frekuensi pernapasan dari 28x/menit menjadi 25x/menit, saturasi oksigen dari 90% menjadi 97%. Dengan pemberian posisi semi fowler selama 3 hari dengan waktu pemberian 10 menit berserta pemberian oksigen 4L/menit. Posisi semi fowler efektif dalam menurunkan sesak napas pada pasien congestive heart failure.
RELATIONSHIP BETWEEN SAMRTPHONE ADDICTION AND SLEEP QUALITY IN CLASS IN ADOLESCENTS OF SMA PERTIWI PADANG Veolina Irman; Ratna Indah Sari Dewi Indah Sari Dewi; Mutia Rezky
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i1.3214

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap smartphone addiction karena tingginya intensitas penggunaan untuk media sosial, permainan daring, maupun kebutuhan akademik. Penurunan kualitas tidur akibat smartphone addiction dapat berdampak pada kesehatan fisik, mental, dan performa akademik remaja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Smartphone Addiction Dengan Kualitas Tidur Pada Remaja Kelas XI SMA Pertiwi 1 Kota Padang Tahun 2025. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang telah dilakukan di SMA Pertiwi 1 Kota Padang tanggl 10 – 16 Desember 2025. Populasi penelitian ini berjumlah 284 responden dan jumlah sampel sebanyak 166 sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasilnya adalah terdapat hubungan smartphone addiction dengan kualitas tidur pada remaja kelas XI SMA Pertiwi 1 Kota Padang Tahun 2024 pvalue 0,005. Smartphone addiction pada remaja di SMA 1 pertiwi kota padang tahun 2025. berada dalam kategori berat. Kualitas tidur pada remaja di SMA 1 Pertiwi Kota Padang tahun 2025, berada pada kategori buruk. Ada hubungan yang bermakna antara Smartphone Addiction Dengan Kualitas Tidur Pada Remaja dengan p-value 0,000. Kesimpulan terdapat Hubungan Smartphone Addiction Dengan Kualitas Tidur Pada Remaja Kelas XI SMA Pertiwi 1 Kota Padang Tahun 2025. Disarankan, SMA Pertiwi 1 Kota Padang dapat mempertimbangkan penerapan kebijakan penggunaan smartphone yang lebih bijak selama jam sekolah. Siswa juga dianjurkan untuk mengurangi screen time sebelum tidur, menetapkan batas waktu penggunaan smartphone, serta menggantinya dengan aktivitas yang lebih menenangkan. Guru BK dapat merancang dan menerapkan program edukasi bagi siswa terkait penggunaan smartphone yang sehat, termasuk batasan waktu penggunaan sebelum tidur dan dampaknya terhadap kualitas tidur