Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Performasi Penilik-Pengawas Sekolah dengan Karakter Generasi Y dan Z: Suatu Refleksi di Era Revolusi 4.0 dan Society 5.0 Syamsu Ridhuan
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Vol 14 No 1 (2022): Model dan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jip.v14i1.1384

Abstract

Terdapat kesenjangan nyata antara performasi penilik-pengawas sekolah dengan karakter generasi Y dan Z. Penilik-pengawas sekolah kebanyakan berumur 50 tahun ke atas menjelang masa pensiun, secara umum gagap teknologi informasi, sedangkan generasi Y dan Z lahir dan berkembang di era revolusi indutri 4.0 dan memasuki era society 5.0 berkarakter melek teknologi informasi. Tujuan penelitian untuk mendiskripsikan temuan konsep-teori karakter generai Y dan Z yang cocok digunakan untuk mendukung penguatan performasi penlik-pengawas sekolah. Hasil studi karakter generasi Y dan Z yang dapat dipenguatan adalah inovatif, produktif, adaptif, melek teknologi informasi dan kreatif. Direkomendasikan agar Pemerintah menetapkan kebijakan program up grading Kompetensi Penilik-Pengawas sekolah dengan Karakter Generasi Y dan Z. Caranya melalui workshop, pendidikan dan pelatihan singkat, program akademik yang setara diploma 1 (satu). Pelaksanaan kebijakan bisa terintegrasi dalam program sekolah penggerak, atau dilakukan secara terpisah namun tetap memberikan kontribusi terhadap percepatan keberhasilan program sekolah penggerak, yaitu dalam bidang penguatan sumber daya manusia sekolah.
Transformasi Pendidikan Politik Mencegah Politik Uang pada Pemilu Pemilihan Langsung Legislatif dan Eksekutif Syamsu Ridhuan
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Vol 14 No 2 (2023): Transformasi Pendidikan untuk Penguatan Profesi
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jip.v14i2.1601

Abstract

Pesta demokrasi pemilu pemilihan langsung legislatif dan eksekutif, sudah menjadi agenda nasional dan daerah, rutin dilaksanakan setiap 5 tahun. Bukan rahasia lagi bahwa setiap perlehatan pemilihan langsung, akan ditemukan jargon “ada uang ada suara” anda berani bayar berapa? Meskipun tidak secara keseluruhan terjadi pada insan pemilih, namun aktivitas transaksi pembelian suara sebagai bentuk tindakan money politic telah menciderai wajah domokrasi menjadi ajang pemilu koruptif. Salah satu penangkal yang diprediksi dapat mencegah dan mengurangi aktivitas politik uang secara masif adalah melakukan pencerdasan terhadap pemilih melalui transformasi pendidikan politik. Penelitian bertujuan untuk mendiskripsikan hasil transformasi pendidikan politik dalam mencegah poltik uang pada pemilu pemilihan langsung eksekutif dan legislatif. Metode penelitian studi kepustakaan dan survey. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa transformasi pendidikan politik yang dilaksanakan oleh institusi KPU, Bawaslu dan Kesbangpol telah memberikan pengetahuan yang signifikan, tetapi masih belum berhasil merubah sikap dan perilaku melakukan poitik uang. Disarankan institusi KPU, Bawaslu dan Kesbangpol perlu bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk melakukan pencegahan dan penindakan secara tegas dan terukur terhadap pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh oknum tim sukses dan pemilih.