Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

COMPARISON OF BODY MASS INDEX ELECTRIC SMOKER AND CONVENTIONAL SMOKER ON MEDICAL STUDENTS UNIVERSITY MALAHAYATI IN 2019 Hetti Rusmini; Fransisca TY Sinaga; Rakhmi Rafie; Redho Citra Cendana
Jurnal Medika Malahayati Vol 6, No 2 (2022): Volume 6 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v6i2.6966

Abstract

Latar Belakang : Epidemi masalah tembakau sekarang menjadi masalah dunia, banyak jenis jenis rokok bermunculan untuk mengurangi dampak dari tembakau, salah satunya rokok elektrik, rokok dapat mempengaruhi indeks massa tubuh. Penilitian ini dilakukan untuk melihat perbandingan indeks massa tubuh perokok elektrik dan perokok konvensional pada mahasiswa kedokteran Universitas Malahayati tahun 2019. Penilitian ini adalah sebuah penilitian observasi analitik komparatife dengan metode cross sectional, yang dilakukan pada Desember 2018 – Jnuari 2019 di mahasiswa kedokteran Universitas Malahayati di Bandar Lampung , Provinsi Lampung, Indonesia.Metodologi : Terdapat 66 sample mahasiswa yang di ambil menggunakan metode purposive sampling. Indeks massa tubuh di ukur menggunakan timbangan digital scale dan microtoise. Hasil : Dari 66 mahasiswa, 33 adalah perokok elektrik dan 33 adalah perokok konvensional. Mahasiswa yang merokok terbanyak pada umur 19 tahun dengan jumlah mahasiswa 25 mahasiswa. Mahasiwa yang mengalami penurunan IMT sebanyak 15 mahasiswa perokok elektrik dan 23 mahasiswa perokok konvensional. Dilihat dari uji T independent sample terdapat perbandingan indeks massa tubuh perokok elektrik dan perokok konvensional dengan ( p-value :0,009, α =0,10).Kesimpulan : Perokok konvensional lebih tinggi beresiko mengalami penurunan indeks massa tubuh dibandingkan perokok elektrik, tetapi keduanya masih beresiko tinggi mmenurunkan IMT baik rokok elektrik maupun rokok konvensional jadi disarankan untuk berhenti merokok