Sahrani Somadayo
Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas Pengelolaan Sampah di Kota Ternate: Analisis Terhadap Penerapan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2013 Tentang Pengelolaan Sampah Sahrani Somadayo
JURNAL SAINS SOSIAL DAN HUMANIORA (JSSH) Vol. 1 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Lembaga Penellitian, Pengabdian dan Publikasi (LP3M), UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/jssh.v1i1.749

Abstract

Lingkungan yang bersih dan sehat adalah impian setiap orang termasuk masyarakat Kota Ternate. Dalam upaya mewujudkan Kota Ternate menjadi Kota yang bersih dan sehat seperti harapan masyarakat, Pemerintah dan DPRD Kota Ternate telah menrbitkan Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah. Dengan menganalisis menggunakan data dan litaratur yang telah tersedia, dapat disimpulkan bahwa Perda Kota Ternate Nomor 1 tahun 2013 tentang Pengelolan sampah belum berjalan efektif. Pemerintah Kota Ternate belum maksimal memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Perda karena penyediaan inftarstruktur dan pelayanan yang belum optimal. Kurangnya sosialisasi mengakibatkan partisipasi masyarakat sangat rendah serta Perdanya tidak memiliki kekuatan memaksa karena tidak memiliki sanksi yang tegas.
Analisis Tingkat Kebisingan Mesin Speed Boat Ternate - Sofifi Sahrani Somadayo
JURNAL SAINS SOSIAL DAN HUMANIORA (JSSH) Vol. 2 No. 1 (2022): JSSH : Jurnal Sains, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Penellitian, Pengabdian dan Publikasi (LP3M), UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/jssh.v2i1.1148

Abstract

Aktifitas masyarakat semakin meningkat setelah pemindahan ibukota Provinsi Maluku Uatara dari Ternate ke Sofifi. Warga masyarakat yang akan berurusan dengan Pemerintah Provinsi maupun PNS yang tidak berdomisili di Sofifi, harus menggunakan angutan laut untuk bisa sampai ke Sofifi. Masyarakat dan PNS lebih sering dan lebih banyak memilih menggunakan spidbot untuk menyeberang ke Sofifi atau sebaliknya dari Sofifi ke Ternate dibanding menggunakan Kapal Fery dan Kapal Cepat. Dalam menggunakan spidbot, baik dari Kota Ternate ke Sofifi atau sebaliknya dari Sofifi ke Ternate dengan waktu penyeberangannya mencapai 35 – 40 menit, para penumpang spidbot terpajan kebisingan dari mesin spidbot. Pada tingkat intensitas tertentu kebisingan akan dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan manusia. Keputusan Menteri Tenaga Kerja nomr KEP.51/MEN/199 memberikan ambang batas pemajanan kebisingan dalam waktu tertentu. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk memastikan tingkat kebisingan yang disebabkan oleh mesin spidbot apakah masih sesuai dengan standar baku mutu yang diatur dalam regulasi atau justru sudah melebihi ambang batas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melakukan observasi dan pengukuran langsung pada titik-titik yang telah ditentukan, kemudian dianalisis untuk menyimpulkan tingkat kebisingan lalu dibandingkan dengan standar baku mutu yang diperbolehkan oleh regulasi. Berdasarkan hasil pengukuran dan analisis, disimpulkan bahwa tingkat kebisingan pada titik 1 sebesar 101,96 dBA dan titik 2 sebesar 97,46 dBA dalam spidbot, telah melebihi ambang batas yang diizinkan, kecuali pada titik 3 yang tingkat kebisingannya sebesar 88,30 dBA masih aman karena masih dibawah ambang batas.