Abd. Rahim
UIN Sulthan Tahaha Saifuddin Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Motivasi Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Siswa Saat Pembelajaran Daring Abd. Rahim; Nanang Nopriadi; Dila Oktariani
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 3 (2022): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i3.2521

Abstract

Penelitian ini ingin mengetahui bagai mana hubungan antara motivasi dengan indikator senang mengeksplorasi dan memecahkan masalah terhadap kemampuan siswa dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan fisika. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sampel terdiri dari siswa kelas IX.2 SMP salah satu Sekolah di Batang Hari yang berjumlah 29 orang. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari angket motivasi dan soal kemampuan pemecahan masalah fisika, Angket yang diberkaitan berkaitan dengan indikator senang mengeksplorasi dan memecahkan masalah, dan soal tes kemampaun pemecahan masalah terdiri dari 10 soal uraian yang telah di validasi. Data yang diperoleh setelah proses penelitian berupa data skor motivasi dengan indikator senang mengeksplorasi dan memecahkan masalah dan data skor dari soal tes kemampuan pemecahan masalah fisika siswa. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa siswa yang memiliki motivasi sangat tinggi dengan indikator senang mengeksplorasi dan memecahkan masalah dapat menyelesaikan soal pemecahan masalah fisika dengan benar sesuai dengan ururtan pemecahan masalah soal fisika. Siswa yang memiliki motivasi tinggi dengan indikator senang mengeksplorasi dan memecahkan masalah hanya dapat menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah fisika sampai tahap penggunaan persamaan yang telah ditentukan tetapi tidak dapat menyelesaikan soal dengan baik dan benar. Sedangkan siswa yang memiki motivasi sedang dengan indikator senang mengeksplorasi dan memecahkan masalah IPA–Fisika hanya dapat mengerjakan soal yang diberikan sampai tahap menentukan persamaan yang digunakan tetapi tidak dapat melanjutkan hingga penyelesaian soal dengan baik dan benar.