Anis Fitriyah
Yayasan Siaga Kudus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Makna Tubuh bagi Mahasiswi Bercadar di Yogyakarta: Kajian Sosiologi Tubuh Anis Fitriyah
FIKRAH Vol 6, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4878.084 KB) | DOI: 10.21043/fikrah.v6i2.4008

Abstract

Students who wear a veil got the radical stamp.  This article aims to see the body's meaning constructed by veiled students from the perspective of the sociology body. The method used is descriptive with a qualitative approach. The result shows that the body is divided into four regions. First, the meaning of the body from the constructionist perspective relating to the dimensions of weight and gender. Second, the body is understood as a cultural representation of social order and power. It relates to the social meaning of humans. The social meaning is constructed on positive and negative life activities. Third, the body is an agent and the veil is identity. Fourth, humans learn physical practices that are needed in everyday life to show social class position.
PARTISIPASI KOMUNITAS SAMIN DALAM “GUYUB RUKUN” MERAJUT HARMONI KELOMPOK AGAMA YANG BERBEDA DI DESA KARANGROWO UNDAAN KUDUS Anis Fitriyah
FIKRAH Vol 4, No 1 (2016): FIKRAH: JURNAL ILMU AQIDAH DAN STUDI KEAGAMAAN
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.755 KB) | DOI: 10.21043/fikrah.v4i1.1680

Abstract

Komunitas Samin di Desa Karangrowo Undaan Kudus merupakan manifestasi dari komunitas Samin yang terdapat di  Desa Ploso Kediren Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora Jawa Tengah, mereka adalah penganut agama “Adam” yang diajarkan oleh Ki Samin Surosentiko pada tahun 1890. Di Desa Karangrowo komunitas ini hidup di wilayah paling timur – selatan desa tepatnya di Dukuh Kaliyoso, komunitas Samin yang mendiami wilayah ini berjumlah 56 KK, dalam kesehariannya mereka terlihat melaksanakan ritus-ritus agama secara berbeda dengan agama Islam maupun Kristen.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, ini dimaksudkan untuk meneliti peristiwa sesuai kondisi real di lapangan dengan analisis data yang bersifat induktif. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi gabungan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas Samin di Desa Karangrowo dalam relasinya dengan masyarakat terlihat memegang teguh nilai-nilai paseduluran yang khas, baik di antara komunitasnya sendiri maupun di luar komunitasnya, perwujudannya mereka selalu “guyub rukun” dalam acara-acara yang diselenggarakan oleh pemerintah desa dan saling merajut harmoni meski dengan penganut agama yang berbeda (Kristen dan Islam).