Akbar Azi Hendro Kartiko
STIKES BHAKTI HUSADA MULIA MADIUN

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Dalam Tindakan Pencegahan Dan Penanggulangan Covid-19 Pada Masyarakat Desa Karangrejo Kabupaten Madiun Avicena Sakufa Marsanti; Akbar Azi Hendro Kartiko; Arista Dwi Rahmawati; Friska Tri Diana Sari; Istiqomah Istiqomah; Kukuh Krisnowo
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 5, No 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v5i3.120

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus penyebab COVID-19 ini dinamakan SARS-COV-2. Virus corona adalah zoonosis (ditularkan antara hewan dan manusia). Pada umumnya infeksi COVID-19 dapat menimbulkan gejala yaitu demam (suhu38?C), batuk dan kesulitan bernapas. Selain itu dapat disertai dengan sesak memberat, fatigue, mialgia, gejala gastrointestinal seperti diare dan gejala saluran napas lain. COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO dan ditetapkan pemerintah sebagai bencana non alam berupa wabah penyakit. Jumlah kasus COVID-19 di dunia telah mencapai 78.194.947 orang per 25 Desember 2020. Berdasarkan data KPCPEN (Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional) di Indonesia terdapat pasien terkonfirmasi COVID-19 sebesar 700.097 jiwa. Provinsi Jawa Timur telah menempati posisi ke-2 di Indonesia dengan jumlah pasien positif COVID-19 sebesar 79.207. Sedangkan Kabupaten Madiun tercatat 307 kasus terkonfirmasi pada tanggal 23 Desember 2020. Secara spesifik jumlah pasien COVID-19 di Kecamatan Wungu sebesar 40 orang tercatat pada tanggal 23 Desember 2020. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat RT 15 Desa Karangrejo tentang tindakan pencegahan dan penanggulangan COVID-19. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional berdasarkan tahapan community diagnosis. Hasil dan pembahasan dari kegiatan ini yaitu terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat RT 15 Desa Karangrejo tentang tindakan pencegahan dan penanggulangan COVID-19 yang semula dengan nilai rata-rata 8.57 menjadi 9.5,  dengan nilai terendah 7 dan nilai tertinggi 10. Selain itu peran tenaga kesehatan juga sangat penting dalam memberikan pengetahuan mengenai COVID-19 serta sebagai edukator dan konselor bagi masyarakat itu sendiri. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini telah tercapai.