Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi serta faktor pendukung dan penghambat program beasiswa Satu Rumah Satu Sarjana dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Ponggok Kabupaten Klaten. Jenis penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian memperoleh, diantaranya: (1) Implementasi program beasiswa Satu Rumah Satu Sarjana dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Ponggok Kabupaten Klaten: a) Standar program beasiswa pendidikan adalah pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan tinggi serta sasarannya adalah masyarakat desa yang berkuliah di perguruan tinggi. b) Sumber daya meliputi 3 orang pimpinan dan 7 staf yang terbagi di beberapa bidang di Kantor Desa Ponggok, serta 3 orang pimpinan tambahan dari lembaga eksternal, sumber daya finansial berasal dari pendapatan desa, serta fasilitas yang mendukung. c) Karakteristik organisasinya bertanggungjawab dan mampu bekerja sesuai dengan prosedur yang berlaku. d) Hubungan antar organisasi berjalan dengan komunikasi dan koordinasi saat pelaksanaan program. e) Kondisi lingkungan memiliki iklim kerja yang kurang kondusif. f) Disposisi implementor yang memiliki komitmen yang cukup dalam pelaksanaan, serta pengawasan yang masih kurang. (2) Faktor pendukungnya adalah kepedulian pemerintah yang tinggi terhadap pendidikan tinggi dan sumber daya anggaran yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya a) administrasi yang tidak teratur, b) lingkungan kerja yang kurang kondusif, c) mahasiswa yang kurang suportif, dan d) pandemi Covid-19 yang terjadi.Kata kunci: implementasi, beasiswa pendidikan, Satu Rumah Satu Sarjana, Desa Ponggok Kabupaten Klaten