Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peranan Komunikasi Organisasi Bagi Pimpinan Organisasi Sukri Ramadhan; Heri I. Gajah Manik; Elfi Yanti Ritonga
JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen Vol 2 No 2 (2022): JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi dalam sebuah kepemimpinan merupakan suatu unsur yang sangat penting dalam mencapai keberhasilan dalam tujuan yang akan diraih setiap individu oleh suatu organisasi. Oleh karena itu seorang pemimpin hendaklah pintar dalam berkomunikasi baik itu verbal maupun non verbal. Komunikasi yang baik akan akan mampu meningkatkan motivasi wawasan, sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik, jelas dan hal ini akan mampu meningkatkan kinerja serta control kerja juga akan terlaksana dengan baik dan bijaksana. Di dalam sebuah forum organisasi pemimpin adalah sebagai komunikator. Pemimpin yang efektif pada umumnya memiliki kemampuan komunikasi yang efektif bahkan sangat baik sekali pun, sehingga sedikit banyak pun akan mampu merangsang partisipasi atau pun termotivasi orang-orang yang dipimpinnya.
Peranan Komunikasi Organisasi Bagi Pimpinan Organisasi Sukri Ramadhan; Heri I. Gajah Manik; Elfi Yanti Ritonga
JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen Vol 2 No 2 (2022): JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi dalam sebuah kepemimpinan merupakan suatu unsur yang sangat penting dalam mencapai keberhasilan dalam tujuan yang akan diraih setiap individu oleh suatu organisasi. Oleh karena itu seorang pemimpin hendaklah pintar dalam berkomunikasi baik itu verbal maupun non verbal. Komunikasi yang baik akan akan mampu meningkatkan motivasi wawasan, sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik, jelas dan hal ini akan mampu meningkatkan kinerja serta control kerja juga akan terlaksana dengan baik dan bijaksana. Di dalam sebuah forum organisasi pemimpin adalah sebagai komunikator. Pemimpin yang efektif pada umumnya memiliki kemampuan komunikasi yang efektif bahkan sangat baik sekali pun, sehingga sedikit banyak pun akan mampu merangsang partisipasi atau pun termotivasi orang-orang yang dipimpinnya.
STUDI RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT ANTIDIABETES PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSU IMELDA PEKERJA INDONESIA Mutiara Siahaan; Sukri Ramadhan
Jurnal Kesehatan Sejahtera Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : SUAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (T2DM Type 2 is a chronic metabolic disorder characterized by hyperglycemia due to insulin resistance and impaired insulin secretion. The management of T2DM requires rational pharmacological therapy to achieve optimal glycemic control and prevent complications. This study aimed to evaluate the rationality of antidiabetic drug use in T2DM patients at RSU Imelda Pekerja Indonesia, including aspects of appropriate indication, appropriate drug, appropriate dose, appropriate patient, and appropriate route of administration, as well as to identify the patterns of antidiabetic drug use. This research employed a descriptive observational design with a retrospective approach. Data were collected from the medical records of T2DM outpatients during the period of May–July 2025 with a total sample of 46 patients, selected using purposive sampling. Data were analyzed descriptively by referring to the Indonesian PERKENI 2024 guideline. The pattern of antidiabetic drug use showed that metformin was the most frequently prescribed agent, either as monotherapy or in combination with sulfonylureas (glimepiride/gliclazide MR). The evaluation of rationality demonstrated: appropriate indication (100%), appropriate drug (93.5%), appropriate dose (91.3%), appropriate patient (95.6%), and appropriate route of administration (100%). Overall, the use of antidiabetic drugs at RSU Imelda Pekerja Indonesia was rational. The use of antidiabetic drugs in T2DM patients at RSU Imelda Pekerja Indonesia has been rational according to the five parameters of rationality. These findings support the study hypothesis that antidiabetic drug use is in accordance with therapeutic standards.