Kiki Hardiansyah Safitri
ITKes Wiyata Husada Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN STIGMA SOSIAL WARGA BINAAN PERMASYARAKATAN (WBP) TERHADAP ORANG DENGAN HIV-AIDS (ODHA) DI RUMAH TAHANAN Siti Mukaromah; Lily Sinta Agustina; Kiki Hardiansyah Safitri
Jurnal Keperawatan Wiyata Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan ITKes Wiyata Husada Samarida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jkw.v3i1.1010

Abstract

Warga binaan permasyarakatan (WBP) merupakan kelompok khusus komunitas yang memiliki berbagai macam kasus, salah satunya adalah HIV-AIDS. Adanya kasus tersebut di lingkup rumah tahanan menjadi stigma tersendiri bagi para penghuni rumah tahanan yang bukan sebagai penderita. Sebagaimana yang terjadi di rumah tahanan, stigma yang muncul bersifat negatif akibat ketakutan jika tertular dari tahanan yang menderita HIV-AIDS. Untuk mengetahui gambaran stigma sosial warga binaan permasyarakatan terhadap orang dengan HIV-AIDS (ODHA). Rancangan penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan survey. Penelitian ini menggunakan 236 responden. Penelitian dilakukan pada bulan November 2019, dengan menggunakan skala likert serta uji statistik deskriptif. Hasil penelitian diperoleh pada stigma sosial positif sebesar 53,8% dan stigma sosial negatif sebesar 46,2%. Adapun stigma positif berdasarkan dimensi separation yaitu sebesar 67,8%, sedangkan stigma negatif berdasarkan dimensi diskriminasi yaitu sebesar 48,3%. Gambaran stigma sosial warga binaan permasyarakatan terhadap penderita HIV-AIDS di rumah tahanan berupa stigma positif dan stigma negatif, maka pihak lembaga bina permasyarakatan diharapkan mampu memberikan edukasi kepada warga binaan permasyarakatan secara berkelanjutan terkait penularan HIV-AIDS guna menurunkan stigma negatif tentang orang dengan HIV-AIDS (ODHA)
STUDI FENOMENOLOGI : GAMBARAN BODY IMAGE PADA PASIEN CA MAMMAE DI KALIMANTAN TIMUR Kiki Hardiansyah Safitri; Melinda Dwi Irawati; Zainuddin Saleh
Jurnal Keperawatan Wiyata Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan ITKes Wiyata Husada Samarida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jkw.v3i1.401

Abstract

Latar Belakang: Angka kejadian kanker payudara (ca mammae) menempati urutan pertama dengan jumlah kasus kanker terbanyak sekaligus menjadi penyebab kematian terbesar akibat kanker di dunia setiap tahunnya. Kanker payudara disebabkan oleh sel-sel ganas yang tidak terkendali kemudian mempengaruhin fisik maupun psikologi seorang wanita. Perubahan tersebut dapat beresiko mempengaruhi penilaian body image pada wanita, gambaran body image pada pasien ca mammae merupakan penilaian subjektif dari individu tersebut, dapat dilihat dari sikap serta tingkah lakunya seperti menolak atau menerima bagian yang telah mengalami perubahan pada dirinya. Tujuan: Mengeksplorasi gambaran body image pada pasien ca mammae. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan fenomenologi, menggunakan criterion sampling dengan jumlah partisipan 4 orang denan kriteria; Klien terdiagnosa kanker payudara, Pernah dan sedang menjalankan kemoterapi kemudian klien yang telah menyetujui sebagai partisipan dibuktikan dengan informed consent, analisa data menggunakan langkah colaizzi. Hasil: Terdapat 3 tema dari hasil penelitian ini yaitu ; (1) Facing cancer is equel death, (2) I am cancer I am still beautiful, (3) Adaptive coping mechanism Kesimpulan: awal divonis kanker payudara wanita mengalami ketidak berdayaan dan setelah menjalankan serangkaian pengobatan yang memiliki efek samping terhadap perubahan fisik, wanita umumnya menutupi kekurangannya akibat efek samping dari pengobatan agar bisa tampak baik.