Anisa A’in
ITKES Wiyata Husada Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN KINERJA INFECTION PREVENTION CONTROL LINK NURSE (IPCLN) DALAM PELAKSANAAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) HAIs DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD KUDUNGGA Rusdi Rusdi; Muhammad Taufik; Anisa A’in
Jurnal Keperawatan Wiyata Vol 3 No 1 (2022): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan ITKes Wiyata Husada Samarida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jkw.v3i1.546

Abstract

Latar Belakang : Pasien yang masuk rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya berhak mendapatkan pelayanan yang aman dan bermutu. Salah satu upaya agar pasien aman adalah dengan menerapkan patient safety, hal ini sesuai dengan Undang - Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan Undang - Undang Nomor 44 tahun 2009 tentang rumah sakit. Implementasi dari patient safety adalah menurunkan risiko Healthcare Associated Infection (HAIs) yaitu infeksi yang didapat di rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya pada saat masuk tidak ada infeksi dan tidak dalam masa inkubasi, termasuk infeksi didapat dirumah sakit muncul setelah pasien pulang, juga infeksi bisa terjadi pada petugas kesehatan karena pekerjaannya. Tujuan : Mengetahui gambaran kinerja Infection Prevention Control Link Nurse (IPCLN) dalam pelaksanaan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) HAIs di Instalasi rawat inap RSUD Kudungga. Metode : Jenis penelitian ini dilakukan secara deskriptif menggunakan desain cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah semua perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Kudungga sebanyak 71 orang meliputi ruang VIP dan saraf, ruang bedah, ruang anak, ruang ICU dan ruang perinatologi, berdasarkan rumus slovin diperoleh sampel sebanyak 60 orang. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil Penelitian : Kinerja Infection Prevention Control Link Nurse (IPCLN) Dalam Pelaksanaan Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi (PPI) HAIs Di Instalasi Rawat Inap RSUD Kudungga baik sebesar 45 % dan kurang baik dengan persentase paling tinggi 55 %. Kesimpulan : Kinerja IPCLN dalam Pelaksanaan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) HAIs di Instalasi Rawat Inap RSUD Kudungga kurang baik. Bagi RSUD Kudungga diharapakan Motivasi kerja IPCLN perlu ditingkatkan sehingga manajemen perlu memperhatikan pemberian penghargaan (reward) dan sanksi (punishment) kepada IPCLN, pemberian kompensasi gaji atau menambahkan hitungan remunerasi gaji sebagai tugas tambahan menjadi IPCLN
Correlation Between Hemodialysis Frequency and Quality of Life of CKD Patients at Samarinda Medika Citra Hospital Anisa A’in; Wina Mardiyah Pane
Journal of Health, Sport, and Nursing Vol. 2 No. 01 (2026): Journal of Health, Sport, and Nursing
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jhsn.v2i01.76998

Abstract

Background: Chronic Kidney Disease (CKD) is a global health issue that significantly impacts patients' quality of life. In the end stage, patients require routine hemodialysis therapy. Irregularity in treatment frequency can lead to a decline in clinical condition and quality of life. Methods: This study employed a quantitative, descriptive-correlational design with a cross-sectional approach. A total of 43 respondents were selected using a total sampling technique from among CKD patients undergoing routine hemodialysis twice weekly at Samarinda Medika Citra Hospital. The instruments used were a hemodialysis frequency observation sheet and the Kidney Disease Quality of Life-36 (KDQOL-36) questionnaire. Data analysis was performed using the Spearman Rank test. Results: The study results showed a mean hemodialysis frequency of 23.6 and a mean quality of life score of 63.35. A significant correlation was found between hemodialysis frequency and quality of life (p=0.002; r=0.459), characterized by a moderate, positive correlation. Conclusion and Recommendations: There is a significant correlation between hemodialysis frequency and the quality of life of CKD patients. Adherence to the hemodialysis schedule plays a crucial role in improving patients' quality of life. Healthcare professionals are advised to enhance patient education and the monitoring of treatment adherence.