Latar Belakang : Perkembangan radikalisme yang cukup pesat didukung dengan perkembangan teknologi informasi seringkali tidak mudah terdeteksi dan tidak menutup kemungkinan jika paham radikalisme dapat menjalar ke berbagai kalangan. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat penyebab gerakan radikalisme adalah faktor sentimen keagamaan, termasuk di dalamnya adalah solidaritas keagamaan untuk kawan yang tertindas oleh kekuatan tertentu. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil : Hasil dari penelitian ini menunjukkan penanggulangan radikalisme untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa perlu penyelesaian yang komprehensif dari berbagai aspek, dan melibatkan stakeholder terkait dengan cara melaksanakan sosialisasi pemahaman radikalisme dan terorisme, membangun masyarakat yang toleran dan peran media massa dalam rangka penguatan kewaspadaan dan kepedulian serta daya tangkal masyarakat terhadap pengaruh radikalisme. Kesimpulan : Sebenarnya mereka bukan tidak menerima Pancasila atau ingin menjadi radikal dan tidak toleran, melainkan mencari keadilan dan melakukan protes atas ketidakberesan agar jalannya negara dan pemerintahan sesuai dengan Pancasila.