Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Eksperimental Performa Satria F 150 Menggunakan Modifikasi Exhaust Manifold Dengan Nozzle Wahyu Prasetianto; Sartono Sartono
Creative Research in Engineering Vol 2, No 1 (2022): Creative Research in Engineering (CERIE)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/cerie.v2i1.10899

Abstract

Tingkat penjualan mesin terkait dengan daya yang dihasilkan oleh mesin, konsumsi bahan bakar, serta efisiensi dari mesin tersebut. Pemakaian salah satu mesin penggerak awal yaitu motor bakar torak masih sangat dominan, dimana daya yang dihasilkan sampai saat ini masih unjuk kerja yang cukup baik. Untuk meningkatkan performa sepeda motor, banyak inovasi yang dilakukan dan teknologi yang dikembangkan agar performa motor meningkat sesuai kebutuhan penggunanya. Super KIPS salah satunya, Super KIPS memiliki bagian terpenting berupa klep (Valve) yang bisa membuka dan menutup. Selain itu terdapat pula magic ring, merupakan komponen berbentuk ring yang dirancang khusus untuk berbagai jenis sepeda motor dengan memanfaatkan gas aktif lewat knalpot yang terbuang sia-sia.Sebuah nozzle sering berbentuk pipa atau tabung dari berbagai variasi luas penampang, dan dapat digunakan untuk mengarahkan atau memodifikasi aliran fluida (cairan atau gas). Nozzle sering digunakan untuk mengontrol laju aliran, kecepatan, arah, massa, bentuk, dan / atau tekanan dari aliran yang muncul. Kecepatan nozzle dari fluida meningkat sesuai energi tekanannya. Pemasangan magic ring mampu menurunkan nilai KBBS pada putaran kurang dari 9000 RPM, namun ketika putaran mencapai lebih dari 9000 RPM, kondisi standar lebih sedikit KBBS-nya dibandingkan magic ring. Begitu pula jika dibandingkan dengan penggunaan variasi nozzle, nozzle dapat menurunkan KBBS lebih sedikit dibandingkan penggunaan magic ring maupun standar.Nozzle sering digunakan untuk mengontrol laju aliran, kecepatan, arah, massa, bentuk, dan / atau tekanan dari aliran yang muncul. Kecepatan nozzle dari fluida meningkat sesuai energi tekanannya. Pemasangan magic ring mampu menurunkan nilai KBBS pada putaran kurang dari 9000 RPM, namun ketika putaran mencapai lebih dari 9000 RPM, kondisi standar lebih sedikit KBBS-nya dibandingkan magic ring. Begitu pula jika dibandingkan dengan penggunaan variasi nozzle, nozzle dapat menurunkan KBBS lebih sedikit dibandingkan penggunaan magic ring maupun standar. Nozzle sering digunakan untuk mengontrol laju aliran, kecepatan, arah, massa, bentuk, dan / atau tekanan dari aliran yang muncul. Kecepatan nozzle dari fluida meningkat sesuai energi tekanannya.Pemasangan magic ring mampu menurunkan nilai KBBS pada putaran kurang dari 9000 RPM, namun ketika putaran mencapai lebih dari 9000 RPM, kondisi standar lebih sedikit KBBS-nya dibanding magic ring. Begitu pula jika dibandingkan dengan penggunaan variasi nozzle, nozzle dapat menurunkan KBBS lebih sedikit dibandingkan penggunaan magic ring maupun standar. kondisi standar lebih sedikit KBBS-nya dibanding magic ring. Begitu pula jika dibandingkan dengan penggunaan variasi nozzle, nozzle dapat menurunkan KBBS lebih sedikit dibandingkan penggunaan magic ring maupun standar. kondisi standar lebih sedikit KBBS-nya dibanding magic ring. Begitu pula jika dibandingkan dengan penggunaan variasi nozzle, nozzle dapat menurunkan KBBS lebih sedikit dibandingkan penggunaan magic ring maupun standar.