Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Gaya Pengasuhan Orang Tua dengan Prestasi Belajar Anak Ferry Humaini; Arini Safitri
Syams Vol 2, No 2 (2021): Syams: Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Syams: Jurnal Kajian Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.799 KB)

Abstract

Gaya pengasuhan merupakan suatu sistem atau cara orang tua mendidik, mengasuh serta membimbing anak sesuai dengan gaya pengasuhan terbaik yang orang tua berikan, agar anak bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan apa yang orang tua harapkan. Jenis gaya pengasuhan terdiri dari Gaya pengasuhan Otoriter (authoritarian), Gaya pengasuhan Demokratis (authoritative) dan Gaya pengasuhan Permisif. Prestasi ialah penguasaan pengetahuan ataupun ketrampilan yang ditunjukkan dengan hasil dari proses belajar-mengajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian dekstriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif yang di analisis menggunakan software SPSS versi 25.0 dengan rumus uji Chi-Square. Responden dari penelitian ini adalah orang tua di Gg. Giat yang mempunyai anak usia SD dengan sampel berjumlah 34 orang. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan pilihan STS (Sangat Tidak Setuju) skor 1, TS (Tidak Setuju) skor 2, S (Setuju) skorĀ  3, SS (Sangat Setuju) skor 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang paling dominan adalah otoriter dengan jumlah 26, dari 3 gaya pengasuhan, hanya satu yang memiliki hubungan yang signifikan dengan prestasi belajar yaitu gaya pengasuhan demokratis dengan nilai P Value sebesar 0.031, nilai P Value lebih kecil dari alpha (0.05), Maka Ho ditolak, artinya gaya pengasuhan demokratis berhubungan secara signifikan dengan prestasi belajar. Kemudian gaya pengasuhan otoriter dengan P Value sebesar 0.106, nilai P Value lebih besar dari alpha (0.05), maka Ho diterima, artinya gaya pengasuhan otoriter tidak berhubungan secara signifikan dengan prestasi belajar, sedangkan gaya pengasuhan permisif dengan P Value sebesar 1.000, nilai P Value lebih besar dari alpha (0.05), maka Ho diterima, artinya gaya pengasuhan otoriter tidak berhubungan secara signifikan dengan prestasi belajar.