Abdullah
Peternakan, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Comparison of Bread Waste and Milled Corn as Energy Sources in Concentrate to Weight and Percentage of Non-Carcass External Components of Female Local Goats: Perbandingan Limbah Roti dan jagung Giling sebagai Sumber Energi dalam Konsentrat terhadap Bobot dan Persentase Komponen Non Karkas Eksternal Kambing Lokal Betina Dandy; Abdullah
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 21 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.696 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v21i3.2020.124-130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan penggunaan limbah roti dan jagung giling sebagai sumber energi dalam konsentrat terhadap bobot dan persentase komponen non karkas eksternal kambing lokal betina. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Januari - 23 April 2020 di kandang CV. Prima Breed, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Ternak yang digunakan berjumlah 12 ekor kambing lokal betina umur ± 10 bulan dengan kisaran bobot 10-12 kg. Penelitian menggunakan uji perbandingan dua perlakuan dengan analisis statistik uji-t. Perlakuan dalam penelitian yaitu P1 = Pemberian konsentrat dengan bahan dasar sumber energi adalah jagung giling + Panicum sarmentosum Roxburg (Roxb) ad-libitum dan P2 = Pemberian konsentrat dengan bahan dasar sumber energi adalah limbah roti + Panicum sarmentosum Roxburg (Roxb) ad-libitum. Hasil analisis statistik uji-t menunjukkan bahwa pemberian konsentrat + limbah roti + jagung giling memberikan perbedaan yang nyata terhadap persentase komponen non karkas eksternal kambing lokal, sedangkan pemberian konsentrat + roti dan pemberian konsentrat + jagung giling tidak memberikan perbedaan yang nyata terhadap bobot komponen non karkas eksternal kambing lokal.