Agus Hasanudin
STEI AL ISHLAH CIREBON

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RANCANG BANGUN PENGUATAN UMKM BERBASIS KULINER KHAS DAERAH MENUJU CIREBON HALAL TOURISM Agus Hasanudin
el-Jizya : Jurnal Ekonomi Islam Vol 7 No 2 (2019): el-Jizya : Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.541 KB) | DOI: 10.24090/ej.v7i2.3451

Abstract

Rancang bangun penguatan UMUKM berbasis kuliner khas daerah menuju Cirebon Halal Tourism. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menyusun strategi penguatan UMKM berbasis kuliner khas Cirebon dalam mengembangkan Halal tourism sertamenyusun model penguatan UMKM berbasis kuliner khas Cirebon dalam mengembangkan Halal tourism. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah yang diperoleh secara langsung melalui Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara dari para narasumber yang terlibat dalam penelitian, yaitu dinas UMKM Kabupaten dan Kota Cirebon, dinas pariwisata Kabupaten dan Kota Cirebon, Perhimpunan UMKM Kabupaten dan Kota Cirebon, serta perwakilan UMKM Kabupaten dan Kota Cirebon. Hasil SWOT dari penilaian responden terhadap faktor internal didapatkan total skor rata-rata IFE sebesar 1.929. Hal ini mengindikasikan bahwa posisi strategi internal UMKM kuliner khas daerah Cirebon berada pada kondisi lemahsedangkanhasil dari penilaian responden terhadap faktor eksternal UMKM kuliner khas Cirebon didapatkan total skor rata-rata EFE sebesar 3.149. Hal ini mengindikasikan bahwa posisi external pada kondisi banyak peluang. Analisis matriks IE dengan hasil skor dari Matriks IFE sebesar 1,929 dan skor Matriks EFE sebesar 3,149, sehingga apabila masing-masing skor dipetakan kedalam Matriks IE maka posisi UMKM kuliner khas daerah Cirebon berada pada kuadran III. memiliki makna bahwa posisi ini menandakan sebuah organisasi yang lemah namun sangat berpeluang.Rekomendasi strategi yang diberikan adalah Ubah Strategi, artinya organisasi disarankan untuk mengubah strategi sebelumnya.Sebab, strategi yang lama dikhawatirkan sulit untuk dapat menangkap peluang yang ada sekaligus memperbaiki kinerja organisasi.