PT Merapi Medika Solusindo merupakan perusahaan produsen alat kesehatan yang berlokasi di Kalangan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Produk yang dihasilkan adalah Syringe ukuran 3 ml dengan merek dagang Telson, memiliki dua jenis syring yaitu Auto Disable Syringe (ADS) dan Normal Syringe (NS). Permasalahan yang dihadapi adalah kegagalan produk jenis ADS sebanyak 8.446 periode Agustus, 6.745 periode September dan 3.968 periode Oktober. Metode yang digunakan dalam analisa adalah Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Failure mode and Effect Always (FMEA). Berdasarkan pengolahan data didapatkan persentase OEE periode Agustus 88,74%, September 87,82% dan Oktober 89,48% sehingga dapat disimpulkan memiliki nilai OEE bagus karena lebih besar dari standart yaitu 85%. Analisa Six Big Losses didapat tiga faktor terbesar yaitu Reduce Speed Losses (RSL) memiliki persentase rata-rata 3,99% dengan frekuensi relatif 47,35%. Terbesar kedua Downtime Losses (DL) memiliki persentase rata-rata 2,81 % dengan frekuensi relatif 33,28% dan terbesar ketiga Idle and Minor Stoppage (IMS) dengan persentase rata-rata 1,36 % dan frekuensi relatif 16,17%. Hasil analisa FMEA didapat Risk Priority Number (RPN) tertinggi pertama jenis RSL komponen mesin proses printing dengan nilai 448 penyebab kegagalan blide aus dan pigmen cepat mengental. Kedua RSL komponen manusia proses printing nilai RPN 382 penyebab kegagalan kurangnya operator. Ketiga DL komponen manusia proses assembly nilai RPN 315 penyebab kegagalan kurangnya operator. Usulan yang didapat adalah menambah 1 blide dan menambahkan 1 heater tampungan pigmen, menambah 1 operator mesin printing, menambah 1 operator assembly, menambahkan sensor laser pada tampungan (BIN) barrel dan plunger, menambahkan silicon spray otomatis molding Plunger dan Barrel.