Suriansyah Suriansyah
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PEMBERDAYAAN UMKM BERBASIS INOVASI PENINGKATAN PERAN PLUT (PUSAT LAYANAN USAHA TERPADU) Agum Prahsetyo; Suriansyah Suriansyah; Firdaus Firdaus
Jurnal Akuntansi Manajerial (Managerial Accounting Journal) Vol 3, No 1 (2018): JURNAL AKUNTANSI MANAJERIAL, ISSN (E): 2502-6704
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.968 KB) | DOI: 10.52447/jam.v3i1.1219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah strategis menginovasikan peran PLUT dalam memberdayakan UMKM di Provinsi Riau. Objek dari penelitian ini yaitu PLUT Provinsi Riau dan PLUT Kabupaten Pelalawan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Kemudian Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik survey, observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis SWOT dan dibantu oleh tabel Matriks SWOT untuk menghasilkan alternative strategi bagi PLUT. Dalam penelitian ini juga menggunakan model IFAS (Internal Factors Analysis Summary) dan EFAS (External Factors Analysis Summary) untuk menentukan posisi atau kuadran tempat PLUT tersebut berada. Hasil dari penelitiann ini yaitu PLUT berada pada Kuadran II, dengan nilai x positif = 0.3 dan nilai y negatif = -0.4. Kuadran II membuktikan bahwa posisi organisasi PLUT sudah kuat tapi juga menghadapi tantangan yang besar. Rekomendasi strategi yang diberikan yaitu PLUT perlu untuk membangun kerjasama dan kemitraan dengan perangkat kecamatan atau perangkat desa tempat UMKM tersebut berada, kemudian PLUT perlu juga untuk membangun kerjasama dan kemitraan dengan perguruan tinggi. Melalui program Perguruan tinggi yang dikenal dengan KUKERTA (Kuliah Kerja Nyata), maka mahasiswa mampu berperan sebagai sambung tangan pihak PLUT dalam memberikan layanan pendampingan hingga kepelosok desa