Pembelajaran IPA dianggap sulit oleh sebagian siswa. Paradigma siswa membuat mereka menjadi kurang bersemangat mengikuti proses belajar mengajar. Sehingga perlu diupayakan suatu model pengajaran yang memungkinkan siswa lebih dapat memahami konsep-konsep kimia dengan baik. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII SMP Negeri 9 Sampit tahun pelajaran 2018/2019. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui (1) seberapa besar peningkatan keaktifan belajar siswa pada Konsep Klasifikasi Zat melalui model pembelajaran ARIAS siswa Kelas VII SMP Negeri 9 Sampit tahun pelajaran 2018/2019? (2) seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa pada Konsep Klasifikasi Zat melalui model pembelajaran ARIAS siswa Kelas VII SMP Negeri 9 Sampit tahun pelajaran 2018/2019?. Penelitian dilaksanakan selama 2 siklus menggunakan instrumen utama berupa observasi, wawancara dan tes kognitif. Data utama berupa peningkatan aktifitas siswa selama proses pembelajaran yang direkam melalui pengamatan yang keberhasilan akhirnya berupa peningkatan hasil belajar siswa yang didapat melalui instrumen tes kognitif. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan indikator pencapaian 100% untuk keaktifan siswa dan 75% untuk ketuntasan hasil belajar. Siklus I terdiri dari 2 kali pertemuan dimana tingkat keaktifan siswa yaitu 3,46% sedangkan ketuntasan hasil belajar siswa sebesar 71,43%. Siklus II dilaksanakan guna memperbaiki pelaksaan siklus I. Siklus II terdiri dari 2 kali dengan hasil 4,47% untuk tingkat keaktifan siswa dan 94,29% untuk ketuntasan hasil belajar. Pelaksanaan siklus II menunjukkan hasil yang positif, dimana terdapat peningkatan baik dari segi aktifitas siswa maupun hasil belajar siswa. Sesuai dengan indikator keberhasilan hasil penelitian, maka penelitian ini dinyatakan berhasil pada siklus II.