Bagudek Tumanggor
Universitas Simalungun ( USI )

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI NIRA DI KABUPATEN SIMALUNGUN Dian G Purba; Bagudek Tumanggor
Jurnal Ekuilnomi Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Ekuilnomi Vol 1 No 1 ( 2019 ) Mei 2019
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.353 KB) | DOI: 10.36985/ekuilnomi.v1i1.99

Abstract

Kecamatan Dolok Panribuan, merupakan salah satu daerah di Kabupaten Simalungun yang mengusahakan usaha tani aren penghasil nira dan merupakan salah satu mata pencaharian daerah tersebut. Walaupun dari sebagian pihak hasil olahan nira menjadi minuman beralkohol rendah (Tuak) menjadi pro dan kontra, namun dalam kenyataannya usaha tani aren penghasil nira telah mampu menopang perekonomian sebagian masyarakat petani nira dan keluarganya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh jumlah pohon Aren penghasil nira yang diusahai, modal, dan pengalaman petani terhadap pendapatan petani nira di Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun
Analisis Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Pematangsiantar Tahun 2000 – 2019 Windah Meylin Panjaitan; Darwin Damanik; Bagudek Tumanggor
Jurnal Ekuilnomi Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Ekuilnomi Vol 2 No 1 Mei 2020
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.566 KB) | DOI: 10.36985/ekuilnomi.v2i1.106

Abstract

Pajak mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan bernegara, khususnya didalam melanjutkan pembangunan, karena pajak merupakan salah satu sumber pendapatan negara untuk membiayai pengeluaran negara. Selain itu, pajak juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan nasional, baik berupa barang ataupun jasa. Kota Pematangsiantar merupakan salah satu Kota di Provinsi Sumatera Utara yang saat ini memiliki fokus dengan upaya yang maksimal terhadap penggalian sumber - sumber penerimaan dan pemanfaatan potensi yang dimiliki oleh daerah. Salah satun strategi dalampeningkatan penerimaan daerah tersebut, yaitu perlunya mengetahui factor - faktor yang mempengaruhi penerimaan Pajak Bumi Bangunan (PBB). Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pengaruh luas tanah terhadap penerimaan pajak bumi dan bangunan berpengaruh positif dan signifikan. Dengan nilai probabilitas luas tanah yaitu 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien sebesar 0,905. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pengaruhPDRB per kapita terhadap penerimaan pajak bumi dan bangunan di Kota Pematangsiantar berpengaruh positif dan signifikan. Dengan nilai probabilitas luas tanah yaitu 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien sebesar 0,801. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pengaruhInflasi terhadap penerimaan pajak bumi dan bangunan di Kota Pematangsiantar berpengaruhnegatif dan tidak signifikan. Dengan nilai probabilitas inflasi yaitu 0,157> 0,05 dan nilai koefisien sebesar -0,084
Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Industri Rumah Tangga Usaha Jahit Di Kota Pematangsiantar Sarlide Saragih; Darwin Damanik; Bagudek Tumanggor
Jurnal Ekuilnomi Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Ekuilnomi Vol 3 No 2, 2021
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.083 KB) | DOI: 10.36985/ekuilnomi.v3i2.259

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh faktor jumlah produksi, tenaga kerja, jam kerja dan lama usaha terhadap pendapatan industri rumah tangga usaha jahit usaha di Kota Pematangsiantar. Dalam penelitian ini yang menjadi lokasipenelitian adalah area Pasar Tradisional Horas dan Pasar Dwikora di Kota Pematangsiantar Provinsi Sumatera Utara. Tentunya hal ini didasari dengan faktor-faktor pendukungnya, yaitu masyarakat yang berprofesi sebagai industri rumah tangga jahit di Kota Pematangsiantar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi penelitian kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Jumlah Produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan industri rumah tangga usaha jahit di Kota Pematangsiantar. Karena dalam menjalankan industri rumah tangga usaha jahit, para pengusaha harus meningkatkan jumlah produksinya agar semakin banyak minat dan pilihan dalam usaha nya yang dapat meningkatkan pendapatan. Variabel jumlah produksi, lama usaha, jam kerja dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan industri rumah tangga usaha jahit di Kota Pematangsiantar
Pengaruh Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) Terhadap Kinerja Karyawan BPRS Amanah Bangsa PEMATANGSIANTAR Vitryani Tarigan; Bagudek Tumanggor
Jurnal Ilmiah Accusi Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Accusi Vol 2 No 2 2020
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.984 KB) | DOI: 10.36985/jia.v2i2.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) berpengaruh terhagap Kinerja karyawan BPRS Amanah Bangsa Pematangsiantar. Jenis sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah strata random sampling. Maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini penulis menarik kesimpulan sebanyak 49 orang perwakilan pegawai BPRS Amanah Bangsa Pematangsiantar. Hasil pengujian hipotesis telah membuktikan terdapat pengaruh antara jaminan social tenaga kerja terhadap kinerja pegawai. Melalui hasil perhitungan yang telah dilakukan diperoleh nilai t hitung sebesar 9,129 dengan taraf signifikansi hasil sebesar 0,000 tersebut lebih kecil dari 0,05, dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Pengujian ini secara statistik membuktikan bahwa jaminan social tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Artinya bahwa ada pengaruh antara variabel jamina social tenaga kerja terhadap kinerja pegawain pegawai BPRS Amanah Banga Pematangsiantar. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan serta kesimpulan yang trelah diuraikan sebelumnya, maka penulis mengemukakan beberapa saran yang dapat dijadikan bahan masukan bagi Kantor pegawai BPRS Amanah Banga Pematangsiantar, yang mudah-mudahan dapat diambil manfaatnya dalam rangka meningkatkan keefektifan jaminan Sosial Tenaga Kerja yang akan berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja pegawai
PENGARUH KOMPETENSI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA UPT BADAN PENDAPATAN DAERAH KECAMATAN GUNUNG MALELA KABUPATEN SIMALUNGUN Bagudek Tumanggor; Rosita Manawari Girsang
Manajemen : Jurnal Ekonomi Vol. 3 No. 1 (2021): Manajemen : Jurnal Ekonomi Vol 3 No 1 Mei 2021
Publisher : Program Studi Ekonomi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.078 KB) | DOI: 10.36985/manajemen.v3i1.91

Abstract

Dari hasil penelitian diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: (a) Hasil korelasi antar variabel menunjukkan adanya hubungan antara ketiga variabel, dimana hasil probabilitasnya < 0,05. b) nilai t untuk variabel kompetensi sebesar 12,553 sedangkan nilai t tabel sebesar 2,042 yang berarti nilai t hitung variabel kompetensi lebih besar dari nilai t tabel dan nilai kompetensi 'Sig' sebesar 0,000 yang berarti bahwa Variabel kompetensi memiliki nilai 'Sig' <0,05, maka disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi (X1) terhadap kinerja karyawan (Y). (c) nilai t untuk variabel disiplin kerja sebesar 14,603 yang berarti nilai t variabel disiplin kerja lebih besar dari nilai t tabel dan nilai 'sig' disiplin kerja sebesar 0,000 yang berarti disiplin kerja variabel memiliki nilai 'Sig' <0,05, maka disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara disiplin kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y). (d) nilai t untuk masing-masing variabel kompetensi dan disiplin kerja sebesar 3,461 dan 4,866 yang berarti nilai t masing-masing variabel kompetensi dan disiplin kerja lebih besar dari nilai t tabel dan nilai 'sig' masing-masing variabel kompetensi dan disiplin kerja sebesar 0,002 dan 0,000 yang artinya variabel kompetensi dan disiplin kerja mempunyai nilai 'Sig' <0,05, maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi (X1) dan disiplin kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y ). (e) output model summary (nilai R Square) sebesar 0,920 artinya variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variasi kompetensi dan disiplin kerja sebesar 92% dan sisanya dijelaskan oleh variasi lain yang tidak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1) pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai pada Satuan Pendapatan Asli Daerah Kecamatan Gunung Malela, (2) Pengaruh Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Satuan Pendapatan Daerah Kabupaten Gunung Malela, dan (3) Pengaruh Kompetensi dan Disiplin Kerja pada UPT Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Gunung Malela. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode analisis kuantitatif