p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ekuilnomi
Daniel Collyn Damanik
STIE Bina Karya Tebing Tinggi

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisa Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Kawasan Obyek Wisata Di Kabupaten Simalungun Daniel Collyn Damanik
Jurnal Ekuilnomi Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Ekuilnomi Vol 1 No 1 ( 2019 ) Mei 2019
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.076 KB) | DOI: 10.36985/ekuilnomi.v1i1.100

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan objek wisata Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun dan Untuk mengetahui faktor - faktor yang menghambat partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan objek wisata Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun
Analisis Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Kebijakan Penetapan Besaran Upah Minimum Kota (UMK) Di Kota Pematangsiantar Daniel Collyn Damanik; Rika Surianto Zalukhu
Jurnal Ekuilnomi Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ekuilnomi Vol 3 No 1 Mei 2021
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.725 KB) | DOI: 10.36985/ekuilnomi.v3i1.119

Abstract

Proses penetapan nilai acuan upah minimum yang berlaku di Indonesia dilaksanakan dengan proses panjang. Diawali Dewan Pengupahan Daerah (DPD) tingkat kabupaten/kota yang berisi perwakilan dari birokrat/pemerintah, akademisi, buruh dan pengusaha melakukan rapat. Kemudian membentuk tim survei dan menjadwalkan untuk turun lapangan untuk mencari informasi sejumlah barang atau kebutuhan yang diperlukan pekerja lengkap dengan harga berlaku. Setelah survei lapangan dari sejumlah titik identifikasi yang ditentukan maka didapatlah angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) terhadap penetapan Upah Minimum di Pematangsiantar dan untuk mengetahui Inflasi , PDRB, TPAK, dan IPM secara bersama - sama berpengaruh signifikan terhadap Upah Minimum di Kota Pematangsiantar. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terbentuk dalam runtun waktu (timeseries). Data yang digunakan meliputi : Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Tingkat Inflasi , Tingkat Partispasi Angkatan Kerja, Indeks Pembangunan Manusia dan Pengeluaran Per kapita dari tahun 2004 – 2018 dipematangsiantar, yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Pengaruh PDRB, Inflasi, TPAK, Pengeluaran per kapita , dan IPM terhadap Upah Minimum Kota Pematangsiantar berpengaruh terhadap Upah Minimum Kota Pematangsiantar. Hal ini dibuktikan dengan hasil statistik Fhitung atau simultan. Bahwa variabel bebas yaitu PDRB, Inflasi, Pengeluaran Perkapita, TPAK, dan IPM secara simultan berpengaruh dan signifikan terhadap variabel terikat yaitu Upah Minimum Kota Pematangsiantar
Analisis Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Kebijakan Penetapan Besaran Upah Minimum Kota (Umk) Di Kota Pematangsiantar Daniel Collyn Damanik; Rika Surianto Zalukhu
Jurnal Ekuilnomi Vol. 3 No. 1 (2021): Ekuilnomi Vol 3(1) Mei 2021
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/asqatz39

Abstract

Proses penetapan nilai acuan upah minimum yang berlaku di Indonesia dilaksanakan dengan proses panjang. Diawali Dewan Pengupahan Daerah (DPD) tingkat kabupaten/kota yang berisi perwakilan dari birokrat/pemerintah, akademisi, buruh dan pengusaha melakukan rapat. Kemudian membentuk tim survei dan menjadwalkan untuk turun lapangan untuk mencari informasi sejumlah barang atau kebutuhan yang diperlukan pekerja lengkap dengan harga berlaku. Setelah survei lapangan dari sejumlah titik identifikasi yang ditentukan maka didapatlah angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) terhadap penetapan Upah Minimum di Pematangsiantar dan untuk mengetahui Inflasi, PDRB, TPAK, dan IPM secara bersama - sama berpengaruh signifikan terhadap Upah Minimum di Kota Pematangsiantar. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terbentuk dalam runtun waktu (timeseries). Data yang digunakan meliputi: Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Tingkat Inflasi, Tingkat Partispasi Angkatan Kerja, Indeks Pembangunan Manusia dan Pengeluaran Per kapita dari tahun 2004 – 2018 dipematangsiantar, yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Pengaruh PDRB, Inflasi, TPAK, Pengeluaran per kapita, dan IPM terhadap Upah Minimum Kota Pematangsiantar berpengaruh terhadap Upah Minimum Kota Pematangsiantar. Hal ini dibuktikan dengan hasil statistik Fhitung atau simultan. Bahwa variabel bebas yaitu PDRB, Inflasi, Pengeluaran Perkapita, TPAK, dan IPM secara simultan berpengaruh dan signifikan terhadap variabel terikat yaitu Upah Minimum Kota Pematangsiantar
Analisa Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Kawasan Obyek Wisata Di Kabupaten Simalungun Daniel Collyn Damanik
Jurnal Ekuilnomi Vol. 1 No. 1 (2019): Ekuilnomi Vol 1(1) Mei 2019
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/c07qcr60

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan objek wisata Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun dan Untuk mengetahui faktor - faktor yang menghambat partisipasi masyarakat dalam pengembangan kawasan objek wisata Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun