Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ELECTRICAL ENHANCED OIL RECOVERY, MENINGKATKAN PRODUKSI MINYAK MENGGUNAKAN METODA DIRECT CURRENT NYOMAN WITASTA
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 21, No 2 (2020): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.95 KB) | DOI: 10.33751/teknik.v21i2.3231

Abstract

Produksi Minyak Indonesia terus menurun dan penemuan eksplorasi tidak signifikan. Dilain pihak Sebagian besar lapangan migas di Indonesia merupakan lapangan tua yang sudah optimal pengurasannya secara primer dan seharusnya sudah masuk ketahap produksi sekunder maupun tersier. Salah satu upaya meningkat produksi adalah dengan teknologi enhanced oil recovery yaitu teknologi meningkatkan produksi minyak yang tidak dapat diproduksikan secara primer maupun sekunder. Untuk itu perlu terobosan mencari teknologi baru yang tidak membutuhkan investasi besar. Teknologi electrical enhanced oil recovery (EEOR) yaitu mengalirkan arus listrik searah (DC) melalui reservoir dapat memperbaiki  permeabilitas efektif batuan,  tegangan antar muka air dan minyak, dan viskositas,  yang berujung pada perbaikan mobilitas minyak dan meningkat produksi. Uji coba EEOR dilakukan disalah satu  lapangan tua Sumatera selatan, pada reservoir batupasir sumur sumur XX dan sumur produksi YY. Aplikasi EEOR terbukti dapat  meningkatkan perolehan minyak (recovery factor), dan meningkatkan produksi minyak  dari 6,5  hingga 61 barel per hari, menurunkan kadar air (water cut) dari 90-65%, menurunkan specific gravity dari 0,89-0,82 centipoice (cP) dan meningkatkan API gravity minyak dari 31-42. Kata Kunci : eksplorasi, electrical enhanced oil recovery, recovery factor, API gravity, water cut
APLIKASI ELECTRICAL ASSISTED OIL RECOVERY DI INDONESIA, SEBAGAI TEKNOLOGI ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI MINYAK NASIONAL NYOMAN WITASTA; ARDHI HAKIM LUMBAN GAOL; PATERNUS SYUKUR TANGGU; FRANS WATTIMENA
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 23, No 1 (2022): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.473 KB) | DOI: 10.33751/teknik.v23i1.5623

Abstract

Produksi minyak Indonesia terus menurun karena lebih dari 70% lapangan yang berproduksi merupakan lapangan tua, umumnya sudah melewati puncak produksi, cadangannya menurun, dan kadar air mencapai di atas 90% dengan factor perolehan lebih dari 30%. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi selanjutnya adalah dengan penerapan Enhanced Oil Recovery (EOR). Makalah ini menyajikan aplikasi teknologi untuk meningkatkan produksi minyak menggunakan Electric Assisted Oil Recovery (EAOR), metode yang baru dikembangkan di Indonesia. Dengan mengalirkan arus searah (DC) ke dalam reservoir, memanfaatkan satu sumur idle sebagai anode yang berfungsi sebagai injektor, dan satu sumur lainnya sebagai katode yang berfungsi sebagai sumur produksi. Tujuannya adalah mencari terobosan teknologi alternatif yang efisien untuk peningkatan produksi minyak nasional. Uji coba EAOR di Indonesia telah dilakukan sejak 2011 di Lapangan Klamono, Papua, dan berhasil meningkatkan produksi hingga 500%. Keberhasilan tersebut menjadi pemicu untuk terus melakukan uji coba di berbagai lapangan di Sumatera Selatan, Tarakan, Sumatera Tengah, Papua, dan Cepu. Secara statistik, uji coba EAOR secara keseluruhan berhasil meningkatkan produksi 35-40% dari baseline, menurunkan water cut, dan menurunkan viskositas minyak 15-20%. Saat ini, aplikasi EAOR terus berlanjut, dengan model berpola, mengoptimalkan satu unit EAOR untuk meningkatkan produksi 4-8 sumur di sekitar anoda. Model ini berhasil di beberapa lapangan pada reservoir batupasir dan karbonat. Dengan peningkatan produksi rata-rata 100 barel oil per hari (bopd) secara berpola atau klaster, dan 30-35 bopd per sumur, secara single well.. Peningkatan produksi kumulatif dari satu klaster mencapai 22.385 barel minyak. Kata Kunci : Anode, American Petroleum Institute, Direct Current Electrical EOR, Enhanced Oil Recovery, Electric Assisted Oil Recovery, Electrical Enhanced Oil Recovery, Katode,  Viskositas.