Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Competitive Team Based Learning Untuk Praktik Listening pada Pengajaran Daring TOEP Mahasiswa Ilmu Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Vevy Liansari
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menempuh dan mmemperoleh skor Test of English Proficiency (TOEP) telah menjadi kewajiban bagi seluruh mahasiswa di tiap universitas di Indonesia. Tak terkecuali dengan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, mereka wajib menempuh ujian TOEP pada akhir masa studi sebagai syarat untuk menempuh ujian proposal skripsi,melakukan penelitian, dan wisuda dengan minimal skor 400. Untuk memperoleh nilai TOEP yang maksimal, mahasiswa juga diwajibkan menempuh mata kuliah TOEP Preparation (Persiapan TOEP) selama satu semester sebanyak 2 sks. Teknik-teknik umum yang digunakan dosen di kelas pada mata kuliah TOEP Preparation adalah berupa skill-drilling method dimana mahasiswa membahas materi pada tiap skill yang akan diujikan dalam TOEP dan memecahkan soal-soal latihan bersama-sama dengan dosen. Fokus penelitian ini adalah menerapkan pendekatanbaru (Competitive Team Based Learning) dalam pengajaran TOEP Preparation yang dibatasi pada bagian praktik Listening (Listening Section). Pada observasi awal dilihat terdapat banyaknya skill pembahasan pada bagian tersebut dan dengan waktu pertemuan yang sangat terbatas. Hal ini mengakibatkan tidak maksimalnya latihan pemecahan soal bagi mahasiswa. Penelitian ini dilakukan di mata kuliah TOEP Preaparation khususnya pada Listening Section.Sebanyak 27 orang mahasiswa semester enam pada Progam Studi Ilmu Administrasi Publik di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menjadi subyek penelitian. Penelitian ini   menggunakan metode kualitatif deskriptif.Sedangkan data penelitian diperoleh menggunakan beberapa instrument, yaitu Lembar Pengamatan Kegiatan Mahasiswa di kelas, Lembar Kerja Mahasiswa, dan angket repons mahasiswa.
PENGARUH METODE QUANTUM READING TERHADAP MINAT BACA PESERTA DIDIK KELAS III DI SDN LEMAHPUTRO 01 SIDOARJO Vivi Yunita Sari; Vevy Liansari
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v5i3.1191

Abstract

Abstrak : Berdasarkan hasil Penelitian di lapangan, yaitu minat baca peserta didik rendah, tidak ada inisiatif untuk membaca buku, aktifitas membaca kurang, kunjungan ke perpustakkan jarang dilakukan dan sarana perpustakaan kurang menunjang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peningkatan minat baca peserta didik yang yang menggunakan metode quantum reading dan metode dalam mata pelajaran bahasa Indonesia di SDN Lemahputro 01 Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan bentuk pre-experimental one group pretest - posttest. Populasi yang digunakan sebanyak 23 peserta didik yaitu kelas III dan Data penelitian dihimpun melalui angket dengan analisis statistik. Analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan SPSS versi 24.0 for windows. Hasil analisis diketahui bahwa nilai pretest diperoleh nilai rata- rata sebesar 64,4% Sedangkan untuk nilai posttest diperoleh nilai rata-rata sebesar 85,2% berada pada kategori cukup efektif, hal ini menunjukan pelaksanaan metode quantum reading cukup berhasil. hal ini menunjukan pelaksanaan metode quantum reading cukup berhasil, maka Hₒ ditolak atau Hₐ diterima. Artinya, penggunaan metode quantum reading dapat meningkatkan minat baca peserta didik sekolah dasar dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Kata Kunci : Penelitian, metode quantum reading, minat baca.
Penggunaan Media Pembelajaran French Fries dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Topik Informasi di Sekolah Dasar Hamidatus Solicha; Vevy Liansari
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3908

Abstract

Abstract Beginning writing skills are one of the important aspects of learning in primary schools. However, there are still many students who experience difficulties in writing, such as the lack of ability to compose sentences and low interest in writing activities. Based on the initial observation, most of the second grade students of SDN Sudimoro Tulangan had low writing skill scores, with an average score of only 63.83. To overcome these problems, innovation in learning methods is needed, one of which is through the use of French Fries learning media.This research used pre-experimental method with one group pretest-posttest design. The samples in this study were 30 students of grade II SDN Sudimoro Tulangan who were selected by purposive sampling. Data were collected through writing tests before and after the use of French Fries media and analyzed using paired sample t-test with the help of SPSS. The results showed that there was a significant increase in students' beginning writing skills after the use of French Fries media. The average pretest score of 63.83 increased to 84.76 in the posttest. Abstrak Keterampilan menulis permulaan merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran di Sekolah Dasar. Namun, masih banyak peserta didik yang mengalami kesulitan dalam menulis, seperti kurangnya kemampuan dalam menyusun kalimat dan rendahnya minat terhadap kegiatan menulis. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar siswa kelas II SDN Sudimoro Tulangan memiliki nilai keterampilan menulis yang rendah, dengan rata-rata skor hanya 63,83. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan inovasi dalam metode pembelajaran, salah satunya melalui penggunaan media pembelajaran French Fries. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 siswa kelas II SDN Sudimoro Tulangan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes menulis sebelum dan sesudah penggunaan media French Fries serta dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam keterampilan menulis permulaan peserta didik setelah penggunaan media French Fries. Rata-rata nilai pretest sebesar 63,83 meningkat menjadi 84,76 pada posttest. Uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti bahwa penggunaan media French Fries berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan keterampilan menulis permulaan peserta didik. Selain itu, media ini terbukti meningkatkan motivasi belajar serta partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran.
Penggunaan Media Gambar untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Narasi di Sekolah Dasar Tiara Maharani; Vevy Liansari
JANACITTA Vol. 8 No. 2 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i2.4047

Abstract

Abstract This research aims to (1) determine the students' narrative text writing ability before using the image media, (2) determine the writing ability after the use of image media, and (3) test the effectiveness of picture media in improving the ability to write narrative narrative text. The research was conducted with a quantitative approach using one-group pretest-posttest design. The research subjects consisted of 38 students The instruments used were tests and assessment rubrics, while data analysis was done through the t-test. There was an increase in scores in all aspects of the assessment-including content organization, organization essay content, and language use-with the highest increase in the aspect of content organization. The t test resulted in a calculated t value of -7.246 which is greater than the t table of -2.02. greater than the t table of -2.026 at the 5% significance level, indicating a significant difference between the pretest and t table scores. significant difference between the pretest and posttest scores. Thus, image media proved to be effective in improving the ability to write narrative texts. elementary school students.  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kemampuan menulis teks narasi siswa sebelum menggunakan media gambar, (2) mengetahui kemampuan menulis setelah penggunaan media gambar, dan (3) menguji efektivitas media gambar dalam meningkatkan kemampuan menulis teks narasi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 38 siswa kelas IV SD Wunut 1. Instrumen yang digunakan berupa tes dan rubrik penilaian, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji t. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor pada seluruh aspek penilaian—meliputi isi, organisasi isi karangan, dan penggunaan bahasa—dengan peningkatan tertinggi pada aspek organisasi isi. Uji t menghasilkan nilai t hitung sebesar -7,246 yang lebih besar dari t tabel sebesar -2,026 pada taraf signifikansi 5%, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest. Dengan demikian, media gambar terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks narasi siswa sekolah dasar.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Uno Stacko terhadap Membaca Pemahaman Bahasa Indonesia Peserta Didik Sekolah Dasar Chalista Alfakhomatun Mabruroh; Vevy Liansari
JANACITTA Vol. 8 No. 2 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i2.4053

Abstract

Abstract This study aims to determine the effect of using Uno Stacko learning media on elementary school students' reading comprehension skills. The method used is quantitative with a one-group pretest-posttest pre-experimental research design. The subjects of the study were 30 fifth grade students of SD Muhammadiyah 1 Wringinanom. The instrument used was an essay test to measure reading comprehension skills given before and after treatment. The results of the descriptive analysis showed an increase in the average pretest score of 31.97 to 87.30 in the posttest. The Shapiro-Wilk normality test showed that the data was normally distributed. The paired-samples T-Test test showed a significance value of 0.000 (p <0.05) which means that there is a significant difference between the pretest and posttest scores. These results indicate that the use of Uno Stacko has a positive and significant effect on improving students' reading comprehension skills. This media is considered effective because it can create a pleasant learning atmosphere, encourage active participation of students, and facilitate understanding of concepts through a concrete approach and educational games. Therefore, Uno Stacko is worth considering as an alternative and innovative educational media for learning Indonesian in elementary schools. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Uno Stacko terhadap keterampilan membaca pemahaman peserta didik sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian one-group pretest-posttest pre-experimental. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Muhammadiyah 1 Wringinanom yang berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes essay untuk mengukur keterampilan membaca pemahaman yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata skor pretest sebesar 31,97 menjadi 87,30 pada posttest. Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal. Uji Paired Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan Uno Stacko berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan keterampilan membaca pemahaman siswa. Media ini dinilai efektif karena dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, mendorong partisipasi aktif peserta didik, serta memudahkan pemahaman konsep melalui pendekatan konkret dan permainan edukatif. Oleh karena itu, Uno Stacko layak dipertimbangkan sebagai media pendidikan alternatif dan inovatif untuk pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.