Salah satu faktor keberhasilan pelaksanaan P4K dalam menurunkan AKI dan AKB adalah peran Suami sebagai orang yang terdekat dengan ibu hamil yang dapat berperan aktif dalam memberikan perhatian dalam menjaga kesehatan ibu saat hamil sehingga meminimalisir terjadinya komplikasi dan dalam rangka meningkatkan peran aktif suami dalam merencanakan persalinan yang aman dan persiapan menghadapi komplikasi, termasuk perencanaan KB pascapersalinan dengan menggunakan stiker P4K. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Suami dalam perencanaan program P4K. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, pengumpulan data dengan cara observasi dengan tehnik wawancara dengan bantuan kuesioner menggunakan skla likert dan dokumentasi.tekhnik pengambilan sampel non random sampling dengan jumlah responden 27 responden ibu nifas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran suami sudah sangat berperan baik dalam program P4K dilihat dari semua hasil yang di dapat dari mencari informasi tentang kehamilan istri, mengantar istri control, memberikan perhatian kepada istri, menjalin komunikasi yang baik dengan istri, dan memberikan perhatian kesehatan kehamilan kepada istri dengan jumlah responden 27 responden yang melaksanakan semua perannya dengan baik. Peran suami sudah cukup aktif dalam mencapai target P4K, namun ada beberapa peran yang masih harus lebih di tingkatkan yakni komunikasi antara suami dan istri dalam hal perkembangan dan kondisi kehamilan ibu untuk meningkatkan kepercaan diri dan perhatian dari suami dalam menghadapi kondisi proses kehamilan smpai dengan persalinan dan masa nifas.