Subur Wijaya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkembangan Kajian Teoritis Tafsir Sosial Subur Wijaya
Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an Vol. 17 No. 1 (2017): Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an
Publisher : Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.823 KB) | DOI: 10.53828/alburhan.v17i1.84

Abstract

Artikel ini mencoba menyajikan suatu gagasan tafsir dengan pendekatan sosial, oleh karena itu setiap persoalan yang hadir mung- kin bisa memiliki kesamaan esensi, tapi mungkin juga persoalan yang hadir dikemudian merupakan persoalan yang baru yang menuntut untuk segera direspon sesuai pemahaman keagamaan yang bersum- ber dari teks Al-Quran. Hasilnya adalah bahwa perlu bagi seorang mufassir untuk menghadirkan interpretasi teks yang mampu men- jawab problematika sosial yang terjadi saat ini dan saat yang akan datang. Mufassir harus mengetahui berbagai situasi dan kondisi yang mengitari dinamika persoalan sosial yang berkembang, sehingga seo- rang mufassir dapat menghadirkan jawaban yang tepat sesuai dengan kebutuhan zaman sebagaimana fungsi Al-Quran yang senantiasa me- miliki kesesuaian dengan waktu dan tempat (salihun likulli zaman wa makan).
Perkembangan Kajian Teoritis Tafsir Sosial Subur Wijaya
Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an Vol. 17 No. 1 (2017): Al Burhan: Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur’an
Publisher : LP2M Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53828/f9rzfp32

Abstract

This article tries to present an idea of interpretation with a social approach, therefore every problem present may have the same essence, but it may also be a problem that comes then a new issue that demands for immediate response according to the religious understanding derived from the al text -Qur'an. The result is that it is necessary for a mufassir to present a text interpretation capable of addressing current and future social problems. Mufassir should know the various situations and conditions surrounding the dynamics of developing social issues, so that a mufasir (interpreter) can bring the right answer according to the needs of the times as the function of the Qur'an always has the conformity with time and place (i.e., the time of eating).