Syafrudin Syafrudin
Environmental Engineering Department

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODEL CEMARAN SENG (Zn) DI PERAIRAN SUNGAI DENGAN METODE UPWIND DAN METODE QUICKEST BERDASARKAN PEMBAGANAN ABBOT-IONESCHU (Studi Kasus : Kaligarang Semarang) Badrus Zaman; Syafrudin Syafrudin
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 7, No 2 (2010): Vol 7, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.058 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v7i2.77-82

Abstract

Kali  Garang  kondisinya  sangat  dipengaruhi  oleh  lingkungan  sekitar  sungai.  Kali  Garang  juga mempunyai fungsi sebagai buangan limbah industri yang terdapat di sekitar bantaran sungai. Seng (Zn) adalah salah satu polutan logam berat yang terdapat di Kali Garang. Untuk mengetahui besarnya cemaran  dan  cara  yang  lebih  sederhana  dalam  proses  pemantauan  dapat  dilakukan  dengan membuat model cemaran di perairan sungai tersebut. Penelitian model cemaran ini menggunakan model matematis dengan metode Upwind dan metode Quickest berdasarkan pembaganan Abbot-Ioneschu, kemudian diaplikasikan ke dalam software Delphi 6. Hasil dari penelitian yang dilakukan pada  saat  pengukuran  di  sepanjang  Kali  Garang,  diketahui  bahwa  kandungan  Zn  di  lokasi  KG1 (Jembatan Pramuka) sebesar 0,715 – 0,806 mg/l, KG2 (Jembatan Tinjomoyo) sebesar 0,611 – 0,911 mg/l,  dan  KG3  (Jembatan  Tugu  Suharto)  sebesar  0,826  –  1,420  mg/l.  Sedangkan  hasil  metode Upwind untuk rentang waktu t = 0 – 18 jam mempunyai konsentrasi Zn sebesar 0,561 – 1,495 mg/l dengan nilai kesalahan terhadap data pengukuran masing-masing sebesar 0 % dan hasil metode Quickest untuk rentang waktu t = 0 – 18 jam mempunyai konsentrasi Zn sebesar 0,611 – 1,356 mg/l dengan nilai kesalahan terhadap data pengukuran masing-masing sebesar 0 %.