Zaenal Abidin
Universitas Islam Negeri Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN DARUN NAJAH DUMAN DALAM MENINGKATKAN RELIGIUSITAS MASYARAKAT DI DESA DUMAN KEC. LINGSAR KAB. LOMBOK BARAT Muhammad Syukri; Zaenal Abidin
KOMUNIKE: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam Vol. 11 No. 2 (2019): Komunikasi dan Dinamika Sosial
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.135 KB) | DOI: 10.20414/jurkom.v11i2.2287

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang sekurang-kurangnya mempunyai tiga ciri umum yaitu kyai sebagai figur sentral, asrama sebagai tempat tinggal para santri, masjid sebagai pusat kegiatan. Apapun ciri khususnya adalah adanya pemimpin yang kharismatik dan suasana keagamaan yang mendalam. Sebagai lembaga pendidikan, pesantren mempunyai misi sangat luas dan komplek, yang paling mendasar adalah pemahaman terhadap agama dan dakwah islamiyah. Pondok Pesantren Darun Najah Duman merupakan salah satu pondok pesantren yang ada di LombokBarat dan satu-satunya pondok pesantren yang ada di desa Duman Kec. Lingsar. Alamsyah Ratu Perwiranegara mengemukakan beberapa pola umum yang khas dalam pendidikan Islam tradisional pesantren sebagai berikut: Independen, Kepemimpinan Tunggal, Kebersamaan dalam hidup yang merefleksikan kerukunan, Kegotong-royongan, Motivasi yang terarah dan padaumumnya mengarah pada peningkatan kehidupan beragama. Itulah beberapa ajaran yang disampaikan pesantren dalam rangka religiusitas untuk kehidupan masyarakat ke depannya. Dampak positif strategi komunikasi pondok peantren Darun Najah dalam meningkatkan religiusitas masyarakat di desa Duman adalah: a. terjalinnya komunikasi antar lembaga/Internal pesantren. b.terciptanya hubungan religious antara masyarakat. c. terciptanya keharmonisan di desa Duman.