ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 3 program kinerja Dinas Kesehatan Kota Madiun, melalui pengukuran 3E (ekonomi, efisiensi, dan efektivitas). Dalam penelitian ini, pengukuran nilai ekonomi, menggunakan perbandingan input value dan input, nilai efisiensi menggunakan perbandingan output dan input dari data LAKIP Dinas Kesehatan Kota Madiun, sedangkan nilai efektivitas dihitung berdasarkan perbandingan nilai outcome dan output, dimana nilai outcome berisi tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari kuesioner kepada masyarakat Kota Madiun. Sampel pada kuesioner ini berjumlah 300, yang kemudian dilakukan uji validitas dan reabilitas untuk mengukur keandalan data. Hasil penelitian ini menunjukkan untuk Program Obat dan Perbekalan Kesehatan dengan kegiatan Pengadaan obat dan perbekalan kesehatan (DAK) tingkat ekonomis 48%, efisiensi 93,19%, dan efektifvitas sebesar 60% pada kriteria cukup efektif, kemudian untuk program kemitraan peningkatan pelayanan kesehatan dengan kegiatan kemitraan peningkatan kualitas dokter dan paramedis kriteria ekonomis 39,23%, efisiensi 89,70% dan efektivitas 76% dengan kriteria cukup efektif, dan untuk program kemitraan peningkatan pelayanan kesehatan dengan kegiatan kemitraan peningkatan kualitas dokter dan paramedis tingkat ekonomis 4,76%, efisiensi 99,38% dan efektivitas 76% dengan kriteria cukup efektif, ini menunjukan Dinas Kesehatan Kota Madiun mampu mencapai hasil yang baik. Ini menunjukan bahwa Dinas Kesehatan Kota Madiun mampu menjalankan organisasi dengan baik serta dapat menjalankan roda pemerintahan dengan pelayanan yang maksimal, dengan hasil tersebut good governance dapat terwujud pada Dinas Kesehatan Kota Madiun. Kata kunci: Kinerja, Value For Money, Good Governance