Teguh Prasetyo
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah, Ungaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Kelembagaan Pembibitan Ternak Sapi Melalui Pola Integrasi Tanaman-Ternak Cahyati Setiani; Teguh Prasetyo
Sains Peternakan: Jurnal Penelitian Ilmu Peternakan Vol 5, No 2 (2007): Sains Peternakan
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sainspet.v5i2.4930

Abstract

Pengkajian mengenai Pengembangan Pembibitan Ternak Sapi dilakukan di Desa Karangjambe, Kecamatan Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara dan Desa Kalipoh, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen tahun 2004. Tujuan pengkajian adalah untuk mendapatkan model pembibitan ternak sapi yang sesuai dengan kondisi sumberdaya alam, sumberdaya manusia dan budaya yang berkembang di masyarakat perdesaan. Metode pengkajian yang digunakan adalah survey baik melalui wawancara dengan responden dan key informan  maupun observasi lapang.  Responden adalah anggota kelompok tani Bumi Mulyo (Kabupaten Banjarnegara) dan Becik Asih (Kabupaten Kebumen). Key informan adalah pengurus kelompok tani, aparat desa, serta petugas yang terkait dengan pengembangan pembibitan ternak sapi. Pola pengembangan usaha pembibitan dilakukan melalui bantuan pinjaman langsung masyarakat (BPLM) dan integrasi tanaman-ternak.  Sumberdaya alam di Desa Karangjambe didominasi tanah alluvial dan grumosol yang lahan pertanian utamanya berupa lahan sawah dengan pola tanam padi-padi-palawija, sedangkan di Desa Kalipoh didominasi tanah alluvial, lahan kering dengan pola tanam jagung-jagung+ketela pohon. Kelembagaan pembibitan sapi yang berkembang di kelompok tani Bumi Mulyo adalah: jangka waktu pelunasan 4 tahun, mengembalikan  pinjaman pokok (ternak bibit+konsentrat) tanpa bunga. Apabila  pedet yang dihasilkan betina, pada umur 15 sampai 18 bulan digulirkan kepada anggota lain, namun  jika yang dihasilkan pedet jantan, hasil penjualan dibagi 50% : 50%, masing-masing untuk penggaduh dan kelompok, sedangkan di kelompok tani Becik Asih jangka waktu pelunasan 3 tahun, peternak berhak atas ternak pokok dan  70% hasil penjualan pedet yang dihasilkan,  berkewajiban mengembalikan  pinjaman pokok untuk pembelian ternak bibit dengan jumlah sesuai dengan akad kredit. Kata kunci: kelembagaan, pembibitan ternak sapi, integrasi tanaman-ternak