Abdul Malik
Universitas Islam Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Institusi Persaudaraan Sufi Abdul Malik
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 8, No 3 (2006): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.654 KB) | DOI: 10.18860/el.v8i3.4605

Abstract

Change of the personal mysticism to be an institute is related to the development and spreading of the mysticism (tasawuf) itself. The dissemination of the mysticism invited many more people wanted to learn about the mysticism. Besides, they also met the knowledgeable and experienced people in mysticism which guided them. However, learning with the teaching method that was arranged based on experience of a practical science was a must, therefore, the tasawuf/mysticism teacher formulated a learning tasawuf system based on his experience. Therefore, that learning system was a distinctive feature of the institution. Further, a suficmystic relationship was developing between teacher and student, then the students wanted to keep the teacher’s doctrine. Consequently, it created a distinctive type of this relationship transforming their scientific approach. This paper explores the kind of institution on mysticism which transforms their scientific approach for instance by barakah.  Perubahan mistisisme pribadi menjadi sebuah lembaga terkait dengan perkembangan dan penyebaran mistisisme (tasawuf) itu sendiri. Diseminasi mistisisme mengundang lebih banyak orang ingin belajar tentang mistisisme. Selain itu, mereka juga bertemu dengan orang-orang berpengetahuan dan berpengalaman dalam mistisisme yang membimbing mereka. Namun, belajar dengan metode pengajaran yang disusun berdasarkan pengalaman sains praktis adalah suatu keharusan, oleh karena itu, guru tasawuf / mistisisme merumuskan sistem pembelajaran tasawuf berdasarkan pengalamannya. Oleh karena itu, sistem pembelajaran merupakan ciri khas institusi. Selanjutnya, hubungan suficmystic berkembang antara guru dan siswa, maka siswa ingin mempertahankan doktrin guru. Akibatnya, ia menciptakan jenis hubungan yang berbeda ini mengubah pendekatan ilmiah mereka. Makalah ini membahas jenis institusi tentang mistisisme yang mengubah pendekatan ilmiah mereka misalnya dengan barakah.