Mayang Indah Lestari
Bagian Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya–RSUP. Dr. Moh. Hoesin, Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Trakeostomi Dini pada Pasien Kritis Coronavirus Disease (COVID-19) Dis Bima Purwaamidjaja; Mayang Indah Lestari
Majalah Anestesia & Critical Care Vol 38 No 2 (2020): Juni
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (PERDATIN) / The Indonesian Society of Anesthesiology and Intensive Care (INSAIC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.318 KB) | DOI: 10.55497/majanestcricar.v38i2.191

Abstract

Alasan utama pasien kritis coronavirus disease (COVID-19) dirawat di unit perawatan intensif ialah gagal napas sehingga memerlukan bantuan ventilasi mekanis invasif. Durasi pemakaian ventilasi mekanis cenderung lama sehingga berisiko menimbulkan komplikasi seperti meningkatnya mortalitas, kesulitan penyapihan, ventilator associated pneumonia (VAP), kebutuhan sedasi, dan stenosis trakea. Kondisi COVID–19 juga diperparah dengan produksi sekret kental yang banyak dan berpotensi menyumbat endotracheal tube (ETT) sehingga terjadi gangguan oksigenasi dan ventilasi. Trakeostomi dapat menjadi manajemen jalan napas alternatif pada pasien kritis COVID–19. Teknik ini memberikan manfaat antara lain mengurangi ruang rugi dan resistensi jalan napas, work of breathing, kebutuhan obat sedasi, serta lesi orofaring dan laring. Selain itu, teknik ini aman, mempermudah perawatan dan drainase sekret, meningkatkan nutrisi oral, memberikan kenyamanan pasien, serta komunikasi menjadi lebih baik. Meskipun demikian, indikasi dan waktu yang tepat untuk trakeostomi pasien COVID–19 masih menjadi kontroversi. Pasien yang akan dilakukan trakeostomi sebaiknya memiliki prognosis baik sehingga mendapatkan manfaat yang lebih banyak dari tindakan ini mengingat trakeostomi juga termasuk prosedur yang berisiko menimbulkan aerosol dan dapat menyebabkan transmisi ke tenaga kesehatan. Telaah pustaka ini akan membahas hal-hal berkaitan dengan implikasi COVID-19, pilihan trakeostomi dan manfaat trakeostomi dini pada pasien kritis.