Lila Irawati Tjahjo Widuri
Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Syok Sepsis Pada Fasitis Nekrotikans Regio Colli Pasca Servikotomi Debridemen Disertai Gangren Radik Multipel Pasca Ekstraksi Gigi Multipel: Laporan Kasus Lila Irawati Tjahjo Widuri
Majalah Anestesia & Critical Care Vol 40 No 1 (2022): Februari
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (PERDATIN) / The Indonesian Society of Anesthesiology and Intensive Care (INSAIC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.437 KB) | DOI: 10.55497/majanestcricar.v40i1.224

Abstract

Fasiitis nekrotikans, sering disebut bakteri pemakan daging, adalah nekrosis progresif pada lemak subkutan dan fasia. Fasiitis nekrotikans tipe II yang disebabkan oleh Acinetobacter baumannii jarang ditemukan tetapi menimbulkan infeksi yang serius. Infeksi ini terjadi melalui luka yang menyebar sangat cepat, serta melepaskan zat berbahaya yang menghancurkan jaringan di sekitarnya dan masuk ke aliran darah sehingga menimbulkan syok sepsis. Faktor risiko pada penyakit dapat terjadi pada golongan lanjut usia atau geriatri, kondisi immunocompromised, sakit kronis, trauma, dan alkoholisme. Laki-laki, 61 tahun, dengan fasiitis nekrotikans yang menjalani tindakan servikotomi, debridemen, pemberian antibiotik, serta perawatan luka dengan Negative Pressure Wound Therapy (NPWT).