Ifar S
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN RUMINANSIA DALAM SISTEM PERTANIAN (Referensi Untuk Integrasi Sapi Pada Crash Prog Ifar S
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 6, No 2 (2007): Ternak Tropika
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.98 KB)

Abstract

ABSTRAKUntuk tujuan swasembada jagung tahun 2007, pemerintah menetapkanSulawesi sebagai pulau produksi jagung nasional. Khususnya Propinsi SulawesiUtara, menetapkan crash program pengembangan agribisnis jagung dengan targetarea tanaman pada April 2006 seluas 10.000 ha dengan hasil 38.200 ton jagung.Luasan ini diperkirakan menghasilkan 28.000 t BK tebon jagung per waktu panenyang dapat menyediakan pakan untuk 41.482 ekor sapi dengan berat badan 250 kgsetiap hari selama 90 hari. Integrasi sapi dalam crash program agribisnis jagung ituakan dapat mengeliminasi marjinalitas kontribusi Sulawesi Utara terhadap pengadaandaging nasional dan meningkatkan ketahanan pangan. Melalui integrasi itu, per unitlahan akan menghasilkan produk bernilai-jual seperti jagung, daging/susu, tenagakerja serta pupuk kandang. Namun, agar kebijakan integrasi mendapatkan hasiloptimal disarankan adanya tahap evaluasi dan perencanaan secara empiris terlebihdahulu.Kata kunci : agribisnis, jagung, sapi, Sulawesi UtaraABSTRACTAiming at maize self-sufficiency in 2007, Sulawesi has been declared by thegovernment as the national maize producing island. Particularly, the North Sulawesiprovince has set a crash program called maize agribusines development. A total of10,000 ha planting area of maize was programmed by April 2006 to produce 38,200 tof maize. This would produced 28,000 t dry matter of maize stover per harvest periodthat can be used to feed 41,482 heads of 250 kg liveweight cattle for 90 days.Integration of cattle into the existing crash program of maize agribusiness willeliminate the marginal contribution of North Sulawesi to national meat production theprovince meat resiliance. Through the integration, varying tradable products will beproduced per land unit including maize, meat/milk, draught power and organicfertilizer. To obtained optimum integration, however, evaluation and empiricalplanning are suggested to be implemented in advance.Keywords : agribusiness, maize, cattle, North Sulawesi