p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Prosiding Sesiomadika
hanifah hanifah
unsika

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL nani mulyani; hanifah hanifah
Prosiding Sesiomadika Vol 1 No 1a (2019)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kesulitan siswa dan faktor penyebab kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi aritmatika sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitiann ini adalah 6 siswa yang terdiri dari 2 siswa kategori tinggi, 2 kategori sedang, dan 2 kategori rendah yang terindikasi mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal aritmatika sosial. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa dalam menyelesaikan soal mengalami kesulitan dalam menuliskan unsur diketahui dan ditanyakan, mengingat rumus, menghitung dan kurang mengerti dengan soal. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah pada materi aritmatika sosial yaitu subjek 1 dan subjek 2 mengalami kesulitan dalam menyelesaikan masalah dan memeriksa kembali hasil yang diperoleh, subjek 3 dan subjek 4 mengalami kesulitan dalam merencanakan penyelesaian masalah, menyelesaikan masalah dan memeriksa kembali hasil yang diperoleh, subjek 5 dan subjek 6 mengalami kesulitan dalam proses memahami masalah, merencanakan penyelesaian masalah, menyelesaikan masalah dan memeriksa kembali hasil yang diperoleh. Faktor yang mempengaruhi kesulitan tersebut yaitu kesehatan fisik yang tidak baik, motivasi yang rendah, terganggunya fungsi pancaindera, minat belajar yang kurang dan tidak menguasai materi dasar.
PENINGKATAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SERTA SELF CONFIDENCE SISWA SMP DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ELICITING ACTIVITIES (MEA) INTAN AYU LESTARI; hanifah hanifah
Prosiding Sesiomadika Vol 1 No 1a (2019)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fakta dilapangan yang menunjukkan masih rendahnya kemampuan representasi matematis serta self confidence siswa SMP.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah pencapaian dan peningkatan kemampuan representasi matematis serta perbedaan self confidence siswa SMP yang menggunakan Model Eliciting Activities (MEA) dengan yang menggunakan pembelajaran langsung.  Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design.   Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Rawamerta.  Pengambilan sampel dilakukan secara Purposive Sampling yang terdiri dari dua kelas yang dijadikan sebagai sampel, yakni kelas VII G sebagai kelas eksperimen memperoleh pembelajan Model Eliciting Activities (MEA) yang berjumlah 37 orang siswa dan kelas VII I sebagai kelas kontrol memperoleh pembelajaran langsung yang berjumlah 38 orang siswa.  Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data penelitian berupa tes kemampuan representasi matematis serta berupa angket non tes self confidence.  Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai signifkansi skor postes kemampuan representasi matematis 0,008, kemudian untuk nilai signfikansi skor N-Gain kemampuan representasi matematis 0,009, serta untuk nilai signifikansi skor Rank Self Confidence 0,032.  Berdasarkan hasil analisis data di atas diperoleh kesimpulan bahwa pencapaian dan peningkatan kemampuan representasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran Model Eliciting Activities (MEA) lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran langsung, serta terdapat perbedaan kemampuan self confidence siswa yang mendapatkan pembelajaran Model Eliciting Activities (MEA) dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran langsung
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SERTA KECEMASAN MATEMATIS SISWA SMP DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MEANS-ENDS ANALYSIS INDRI LUPITA SEPTAHANI; hanifah hanifah
Prosiding Sesiomadika Vol 1 No 1a (2019)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fakta dilapangan yang menunjukan bahwa masih rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis serta kecemasan matematis siswa SMP. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah mengenai pencapaian dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis serta perbedaan kecemasan matematis antara siswa yang memperoleh model pembelajaran Means-Ends Analysis lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode kuasi eksperimen dengan bentuk desain non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII pada sekolah SMP Negeri 6 Karawang Barat. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan memilih dua kelas sebagai sampel yaitu kelas VII G sebagai kelas eksperimen dan VII F sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini menggunakan tes untuk kemampuan pemecahan masalah matematis dan non tes untuk kecemasan matematis siswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai signifikansi skor postes kemampuan pemecahan masalah matematis yaitu 0,000, kemudian untuk nilai signifikansi skor n-gain yaitu 0,000 dan untuk nilai signifikansi skor kecemasan matematis yaitu 0,000. Berdasarkan hasil analisis data di atas bahwa pencapaian dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran Means-Ends Analysis lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran langsung, serta terdapat perbedaan kecemasan matematis antara siswa yang memperoleh model pembelajaran Means-Ends Analysis lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran langsung.