Joko Prayitno
Program Studi Pengolahan Hasil Hutan, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Keawetan Kayu Terap (Artocarpus elasticus Reinw) dengan Pengawet Koopers Formula 7 Menggunakan Metode Penguburan Joko Prayitno
Buletin Loupe Vol 17 No 01 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.818 KB) | DOI: 10.51967/buletinloupe.v17i01.504

Abstract

Penelitian daya tahan kayu Terap (Artocarpus elasticus Reinw) terhadap serangan hama kayu khususnya dari golongan rayap tanah menggunakan garam pengawet jenis Koopers Formula 7, menggunakan metode graveyard test (uji penguburan) bertujuan untuk mengetahui persentase serangan rayap tanah, self retention bahan pengawet, serta absorbsi bahan pengawet pada kayu Terap. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kayu Terap (A. elasticus Reinw) yang direndam menggunakan bahan pengawet formula 7 Koopers dengan konsentrasi 3%, 5%, dan 7%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pengawetan dengan pengawet Koopers Formula 7 pada kayu Terap dapat memberikan nilai retensi, daya serap dan setelah sampel diawetkan kemudian ditimbun di tanah diketahui bahwa nilai persentase serangan jamur pewarna dan pembusuk adalah masing-masing 25%, 15% dan 5%.
Biaya Produksi Pembuatan Atap Daun Nipah (Nypa Fruticans) di Loa Janan, Kutai Kartanegara Joko Prayitno
Buletin Loupe Vol 17 No 01 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Jurusan Teknologi Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Kampus Sei Keledang Jalan Samratulangi, Kotak Pos 192 Samarinda 75123

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.195 KB) | DOI: 10.51967/buletinloupe.v17i01.505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya produksi pembuatan atap pelepah lontar, upah pengrajin pasir penenun, produktivitas pendapatan produksi atap pelepah lontar. Penelitian dilakukan pada tiga kelompok pengrajin pria. Grup A dengan 30 anggota, grup B dengan 10 anggota dan grup C dengan 3 anggota. Perhitungan biaya tetap pasir variabel biaya variabel komponen biaya produksi meliputi : biaya pembelian becak, harga daun lontar, harga bambu, harga tali nilon, harga bamban, dan biaya tisu. Berdasarkan hasil studi kelompok A dengan biaya atap Rpl222,6/lembar. Harga jual Rp 1.400/saham. Keuntungan Rpl77,4/lembar dengan tingkat produksi 30.000 eksemplar/bulan keuntungan Rp5.358.000/bulan. Upah anyaman Rp 337.500 !bulan dengan produktivitas 50 lembar/HOK. Biaya produksi kelompok B atap Rp 1.145 lembar. Harga jual Rp 1.600 !saham menjadi Rp455/saham untung. Dengan tingkat produksi 17.250 maka keuntungan yang diperoleh sebesar Rp 7.848.750/bulan. Upah anyaman Rp450.000/bulan dengan produktivitas 75 lembar/HOK. Kelompok C biaya produksi Rp l079,3 /lembar atap. Harga jual Rp 1.600/saham dan keuntungan Rp 510,7/saham. Dengan tingkat produksi 4.092 buah !bulan keuntungan yang diperoleh Rp 2.089.784,4 /bulan. Upah tenun Rp334.800/bulan dengan produktivitas 62 lembar/HOK. Rata-rata biaya produksi atap sawit Jeaves Rp 1146,6 /lembar. Harga jual Rpl553,3/lembar sehingga keuntungan Rp382,1/saham. Dengan tingkat produksi 17.115 maka keuntungan yang diperoleh sebesar Rp5.098.844,8/bulan. Upah tenun Rp374,100/bulan dengan produktivitas 62,3 lembar/HOK.