Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Konsumsi Monosodium Glutamate Dengan Perilaku Hiperaktif Dan Prestasi Belajar Anak Penyandang Autism Spectrum Disorder (Studi Kasus Di Kota Surakarta) Nurul Nisa Ayu Alfani
Jurnal Gizi dan Kuliner Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Gizi dan Kuliner
Publisher : Program Studi Gizi UNSIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/giziku.v2i1.5586

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah gangguan perkembangan yang prevalensinya meningkat dalam beberapa dekade. Anak-anak dengan ASD diketahui memiliki beberapa alergi seperti monosodium glutamat (MSG). Manifestasi anak ASD adalah perilaku hiperaktif. Anak dengan perilaku hiperaktif dilaporkan memiliki prestasi akademik di bawah rata-rata. Metode: Pengambilan data pada bulan Maret – Mei menggunakan desain studi kohort, selama 3 bulan dengan subjek 34 anak ASD. Data konsumsi MSG diambil menggunakan angket modifikasi, perilaku hiperaktif menggunakan formulir Abbreviated Conners Ratting Scale, dan prestasi belajar menggunakan rapor hasil belajar siswa. Analisis data menggunakan analisis chi-21square dan Relative Risk (RR). Hasil: Chi Square dan RR konsumsi MSG dan perilaku hiperaktif menunjukkan hasil p = 0,037 dan RR = 3,480 yang berarti ada hubungan antara konsumsi MSG dengan perilaku hiperaktif. Chi Square dan RR konsumsi MSG dan prestasi belajar menunjukkan hasil p = 0,022 dan RR = 2,231 yang berarti terdapat pula hubungan antara konsumsi MSG dengan prestasi belajar dapat meningkatkan peluang prestasi belajar anak sebesar 2,231 kali. Kesimpulan: Ada hubungan antara konsumsi MSG dengan perilaku hiperaktif dengan prestasi belajar pada anak ASD.