Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KOMPARASI KEAKURATAN METODE CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM) DAN ARBITRAGE PRICING THEORY (APT) DALAM MEMPREDIKSI RETURN SAHAM (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN SEKTOR PRBANKAN DI BEI PERIODE 20014-20018) GULAM MUHAMMAD
Jurnal Manajemen dan Bisnis Terapan Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS TERAPAN
Publisher : Magister Manajemen Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.243 KB) | DOI: 10.31849/jmbt.v1i1.4322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan model peramalan manakah yang lebih akurat dalam memprediksi return saham sektor perbankan di BEI periode 2014-2018. Dimana tentunya Para investor pada umumnya menghindari adanya risiko (risk aversion), dan sudah pasti tidak ingin mengalami kerugian dalam investasi. Untuk meminimalisir adanya risiko, maka diperlukan model peramalan return saham. Ada dua model peramalan return saham yang hingga hari ini masih menjadi perdebatan antar ahli manajemen keuangan, yaitu model Capital Asset Pricing Model (CAPM) dan Arbitrage Pricing Theory (APT). Populasi pada penelitian ini adalah seluruh saham yang terdaftar di perusahaan sektor perbankan di BEI selama periode 2014-2018. Untuk sampel diambil dari perusahaan sektor perbankan di BEI dengan menggunakan purposive sampling, terdapat 50 sampel dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan data close price tahunan dengan periode 2014-2018. Data variabel makro yaitu SBI Tahunan, kurs Rp/USD, dan inflasi tahunan.. Data yang diperoleh dihitung dengan rumus MAD (Mean Absolute Deviation) kemudian dianalisis dengan menggunakan Uji Independent Sampel T Test dengan alat bantu komputer yang menggunakan program SPSS. Model analisis data yang digunakan adalah Independent sampel T Test untuk mengetahui signifikansi dari kedua model CAPM dan APT, serta uji Normalitas dan uji Homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang lebih akurat dalam meprediksi return saham adalah CAPM, karena nilai MAD CAPM (0,0474569479) lebih kecil dari nilai MAD APT (0.86309419). Selanjutnya berdasarkan pengolahan data dengan uji Independent sampel T Test bahwa Ho ditolak, dalam arti terdapat perbedaan akurasi yang signifikan antara Capital Asset Pricing Model (CAPM) dan Arbitrage Pricing Theory (APT) dalam memprediksi return saham perusahaan sektor perbankan. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi Sig = 0.000 < 0.05.