Penelitian ini dilaksanakan pada guru SMA di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau, dengan tujuan menguji pengaruh kecerdasan emosional dan motivasi terhadap kinerja guru dengan self efficacy sebagai variabel intervening. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Krejcie dan Morgan (1970) dalam Ferdinand, 2006. Sesuai dengan populasi penelitian merupakan seluruh guru SMA yang memiliki akreditasi A pada kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau yang berjumlah 433 guru, maka sampel (n) penelitian ini adalah 205 responden. Teknik analisa data penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dan analisis verifikatif, sebagai alat analisis digunakan Sctruktural Equational Model yang diproses dengan Software SmartPLS2. Hasil analisis membuktikan bahwa pada SMA di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau, kecerdasan emosional berpengaruh terhadap self efficacy guru; kecerdasan emosional berpengaruh terhadap kinerja guru; motivasi berpengaruh terhadap self efficacy guru; motivasi berpengaruh kinerja guru; kecerdasan emosional berpengaruh terhadap kinerja melalui self efficacy guru; motivasi berpengaruh terhadap kinerja melalui self efficacy guru; self efficacy berpengaruh terhadap kinerja guru; dan kecerdasan emosional berpengaruh terhadap kinerja melalui motivasi dan self efficacy.