Tujuan dari penelitian ini adalah, 1) Menganalisis tingkat pendapatan usahatani jagung antara varietas P-21 dan NK-33, 2)Menganalisis tingkat efisiensi usahatani jagung antara varietas P-21 dan NK-33. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa: (1) Total pendapatan per hektar yang diperoleh petani adalah Rp 8.680.544,- untuk varietas P-21 dan Rp 6.018.851,- untuk varietas NK-33. (2) Dari hasil analisa data dengan menggunakan analisis R/C rasio diperoleh nilai R/C Rasio sebesar 2.52 untuk varietas P-21, yang berarti bahwa setiap Rp 1,- yang di investasikan oleh petani akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 2.52,-. Sedangkan untuk varietas NK-33 nilai R/C rasionya adalah 2.10 yang.berarti setiap Rp 1,- uang yang di investasikan oleh petani akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 2.10,-. Hal ini menunjukkan bahwa usahatani jagung dengan kedua varietas menguntungkan dan sudah efisien untuk di usahakan. (3) Dari analisis uji beda rata-rata dengan uji t diketahui bahwa pendapatan petani antara jagung varietas P-21 dan NK-33 tidak berbeda nyata dengan nilai t hitung sebesar 0.191lebih kecil daripada t tabel sebesar 1.711pada taraf kepercayaan 95% dengan tingkat kesalahan α = 0,05. Kata kunci: Usahatani jagung, biaya, penerimaan, pendapatan, analisis efisiensi R/C rasio