Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Kasus: Asuhan Keperawatan pada Anak dengan Gastroenteritis Dehidrasi Sedang (Case Study: Nursing Care In Children With Gastroenteritis Moderate Dehydration) Rahayu Sari Utami; Dewi Wulandari
Indonesian Journal on Medical Science Vol 2 No 1 (2015): IJMS - 2015
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.338 KB)

Abstract

Abstract: Gastroenteritis or diarrhea is the second leading caused of child deaths in the world with 15 million children died every year. SKRT showed that diarrhea is a major caused of infant mortality in Indonesia. Data Sukoharjo District Health Office showed the number of patients with gastroenteritis in 2012 as many as 31 716 inhabitants (3.7%), whereas in 2013 increased to 35 498 inhabitants (4.11%). The purpose of this study to determine the nursing care in children with gastroenteritis moderate dehydration. This study was a qualitative case study design using the nursing process approach. The population in this study were children who had diarrhea with moderate dehydration. The sample was An. A. The sampling technique used purposive sampling. The study was done at the regional public hospital of Sukoharjo on February 2014. Data was collected through interviews, observation, and documentation. The research instrument was a researcher herself with tools sphygmomanometer, stethoscope, thermometer, penlight, and assessment guidelines. The assesment  showed An.A vomited one time, temperature 38,20C, 1.2 kg weight loss, poor skin turgor, leukocytes 17,200 uL, fluid balance -111.7 cc. There are 3 nursing problems, they were fluid volume deficit, hyperthermia, and infection. After two-days nursing care obtained improved development issues.Conclusion, the main nursing  problem of An. A with gastroenteritis moderate dehydration was fluid volume deficit.Keywords: nursing care, children, gastroenteritis, moderate dehydration  Abstrak: Gastroenteritis atau diare merupakan penyebab kedua kematian anak di dunia dengan 15 juta anak meninggal setiap tahunnya.. Survei Kesehatan Ruma h Tangga menunjukkan bahwa diare masih menjadi penyebab utama kematian balita di Indonesia. Data Dinas Kesehatan Kabupaten  Sukoharjo menunjukkan  jumlah penderita gastroenteritis pada tahun 2012 sebanyak  31.716 penduduk (3,7%), sedangkan tahun 2013 mengalami kenaikan menjadi 35.498 penduduk (4,11%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui asuhan keperawatan pada anak dengan gastroenteritis dehidrasi sedang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif  dengan rancangan studi kasus menggunakan pendekatan proses keperawatan. Populasi dalam penelitian ini adalah anak yang mengalami diare  dengan dehidrasi sedang. Sampelnya adalah An. A. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Penelitian dilakukan di RSUD Sukoharjo pada bulan Februari 2014. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dengan alat bantu sphygmomanometer, stetoskop, termometer, penlight, serta pedoman pengkajian. Berdasarkan  pengkajian yang dilakukan didapatkan data adanya muntah 1 kali, suhu 38,20C, berat badan  turun 1,2 kg, turgor kulit jelek, leukosit 17.200 uL,  balance cairan -111,7 cc. Terdapat 3 masalah keperawatan, yaitu defisit  volume cairan, hipertermi, dan infeksi. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama dua hari didapatkan perkembangan masalah membaik.Kesimpulannya, masalah keperawatan utama pada An. A dengan gastroenteritis dehidrasi sedang adalah defisit  volume cairan.Kata Kunci: asuhan keperawatan, anak, gastroenteritis, dehidrasi sedang
Kajian Asuhan Keperawatan Pada Anak Dengan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Study Of Nursing Care In Children With Acute Respiratory Infection) Linda Purnamasari; Dewi Wulandari
Indonesian Journal on Medical Science Vol 2 No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.21 KB)

Abstract

Abstract: Infection Respiratory acute (IRA) known  as one of cause the main decease at baby and toddler in developing countries. Results of the survey health 2013 indicate 15,7% experience IRA and 26,6% experience IRA symptom. While total toddler decease cause IRA in Central Java as many as 36 toddler and under four year 31 toddler. The purpose of this study to determine the nursing care in children withinfection respiratory acute. This study was a qualitative case study design using the nursing process approach. The population in this study were children who had infection respiratory acute . The sample was An. A. The sampling technique used purposive sampling. The study was done at the orcid ward  regional public hospital of Sukoharjo on February 2015. Retrieval techniques data used are interview or anamnesa, physical examination, observation, study documentation. The instrument used is guidelines for assessment form systematic process consists of data accumulation, verification, and data communication about patient. When done assessment obtained data, mother say her child blown, mother sayher child a cough, akral palpable warm, RR: 38x/minute, decreased appetite. Be found 3 nursing problem they are ineffectiveness of cleavage way breath, hyperthermia and nutritional imbalance less than body requirements. After 3x24 huor nursing care obtained improved development issues. Conclusion, the main nursing  problem of An. A with infection respiratory acute is ineffectiveness of cleavage way breath.Keywords: nursing care, children, infection respiratory acute. Abstrak: Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dikenal sebagai salah satu penyebab kematian utama pada bayi dan balita di negara berkembang. Hasil survei kesehatan tahun 2013 menunjukkan sebanyak 15,7% mengalami ISPA dan 26,6% mengalami gejala ISPA. Sedangkan jumlah kematian balita karena ISPA di provinsi Jawa Tengah sebanyak 67 balita, dengan usia < 1 tahun sebanyak 36 balita dan < 4 tahun sebanyak 31 balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui asuhan keperawatan pada anak dengan infeksi saluran pernafasan akut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif  dengan rancangan studi kasus menggunakan pendekatan proses keperawatan. Populasinya adalah anak dengan gangguan sistem pernafasaan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Sedangkan sampelnya adalah An. A.  Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Penelitian dilakukan pada Februari 2015 di Ruang Anggrek Rumah Sakit Umum Daerah Sukoharjo. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah wawancara/anamnesa, pemeriksaan fisik, observasi, stusi dokumentasi. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman pengkajian merupakan proses sistematika terdiri dari pengumpulan data, verifikasi, dan komunikasi data tentang pasien. Saat dilakukan pengkajian didapatkan data, ibu mengatakan anak sesak nafas, ibu mengatakan anak batuk, ibu mengatakan anaknya panas, akral teraba hangat. RR: 38 x/menit, S: 38,8˚C, N: 98 x/menit, nafsu makan menurun. Terdapat 3 masalah keperawatan, yaitu ketidakefektifan bersihan jalan nafas, hipertermi, ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 jam didapatkan perkembangan masalah membaik. Kesimpulannya, masalah keperawatan utama pada An. A dengan infeksi saluran pernafasan akut adalah ketidakefektifan bersihan jalan nafas.Kata Kunci: asuhan keperawatan, anak, infeksi saluran pernafasan akut.