Jamhir Safani
Jurusan Teknik Geofisika, Universitas Halu Oleo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Interpretasi Struktur Geologi Daerah Selatan Pulau Buton Menggunakan Data Gravitasi Satelit GGMplus Muhammad Nur Ahsan Zakir; Jamhir Safani
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol 3, No 01 (2021): Edisi April JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengukuran medan gravitasi untuk mengetahui pola sebaran anomali Bouguer dan mengidentifikasi struktur geologi di daerah selatan Pulau Buton. Pengukuran data medan gravitasi menggunakan satelit Global Gravity Model plus (GGMplus) dengan spasi antar titik pengukuran ~220 meter. Data yang digunakan berupa data medan gravitasi yang telah terkoreksi udara bebas, sehingga hanya perlu melakukan koreksi Bouguer dan koreksi medan untuk memperoleh anomali Bouguer lengkap di topografi. Selanjutnya dilakukan proyeksi ke bidang datar, kontinuasi ke atas, dan analisis Second Vertical Derivative (SVD). Hasil anomali Bouguer lengkap dan anomali lokal menunjukkan pola sebaran berarah timurlaut-baratdaya. anomali tinggi berada di bagian timurlaut dan baratdaya daerah penelitian sedangkan anomali rendah berada di bagian selatan, timur dan kawasan utara-baratdaya daerah penelitian. Anomali tinggi diduga disebabkan oleh keterdapatan potensi hidrokarbon berupa bitumen aspal yang berasosiasi dengan Formasi Tondo dan Formasi Sampolakosa. Anomali rendah di kawasan selatan disebabkan karena daerah tersebut didominasi oleh batuan yang berumur sangat muda (Formasi Wapulaka), sedangkan anomali rendah di kawasan utara-baratdaya mengindikasikan daerah cekungan yang berada di Selat Buton. Berdasarkan hasil analisis SVD pada anomali lokal, terdapat 10 sesar yang bisa diidentifikasi jenis sesarnya. Sesar A,B,E,G,H, dan I diidentifikasikan sebagai sesar turun, sedangkan sesar C,D,F, dan J diidentifikasikan sebagai sesar naik.
Interpretasi Data Mikrotremor Melalui Analisis Horizontal To Vertical Spectral Ratio (HVSR) untuk Mikrozonasi Bahaya Gempa Seismik di Kota Baubau Rudin; Jamhir Safani
Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia Vol. 6 No. 02 (2024): Edisi Agustus JRGI (Jurnal Rekayasa Geofisika Indonesia)
Publisher : Program Studi Teknik Geofisika FITK UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/jrgi.v6i02.92

Abstract

Research has been carried out on seismic hazard microzonation in the city of Bau – bau using microtremor data. The aim of this research is to determine the seismic vulnerability index based on horizontal to vertical spectral ratio (HVSR) analysis and create a dominant frequency microzonation map (F0), dominant period map (T0), amplification factor map (A0), and seismic vulnerability index map (Kg) from microtremor data which can describe the level of vulnerability of an area to seismic hazards. Microtremor measurements were carried out using a portable three-component seismograph (TDS. 303), the data was analyzed with gepsy software via the HVSR method. The research results show that the distribution of dominant frequency values ​​(F0), ranges from 0.4795 Hz to 16.6383 Hz, dominant period values ​​(T0), ranges from 0.0601 seconds to 2.0854 seconds, amplification factor values ​​(A0), ranges from 1.2285 to 4.9043, and the seismic vulnerability index (Kg) value ranges from 0.1043 to 11.0276. The values ​​(F0), (T0), (A0), and (Kg) are interpreted by referring to literature data and surface geological maps of the research area. The results show that the study area has a small portion of sediment layers that are vulnerable to seismic hazards.