Nuri Nuri
Prodi Pendidikan Fisik PPS UNNES, Gedung A Kampus Program Pasca Sarjana Unnes, Bendan Ngisor Semarang 50233

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KUAT ARUS LISTRIK DC PADA SELENOID TERHADAP KECEPATAN LINEAR SEL BIOLOGIS Nuri Nuri; Mahardika Prasetya Aji; Sulhadi Sulhadi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 5 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.619 KB) | DOI: 10.21009/0305020309

Abstract

Sel biologis merupakan kumpulan partikel yang bermuatan listrik. Jika sel biologis didekatkan dengan muatan listrik yang mengalir maka akan terpengaruh akibat adanya medan listrik dari muatan pada kabel penghantar. Hal ini dipicu adanya gaya interaksi antara muatan dalam inti sel dengan awan elektron yang menyelubunginya, terhadap medan listrik luar yang berasal dari aliran muatan kawat selenoid. Dalam kajian ini ditinjau secara mikroskopis pengaruh muatan listrik yang mengalir pada selenoid terhadap sel darah. Penelitian dilakukan pada setetes darah yang ditempatkan pada preparat microscop, di depan pereparat dipasang sebuah selenoida 1000lilitan dengan panjang 5cm, tegangan DC konstan 12volt dengan nilai kuat arus diubah-ubah. Dengan perbesaran 1000kali untuk memudahkan pengamatan, dibantu dengan camera digital yang terkoneksi langsung dengan laptop. Hasil yang didapatkan adalah dalam keadaan tanpa arus listrik sel darah diam, pada saat arus menaglir 0,05A-0,38A dihasilkan kecepatan dengan rentang nilai antara 11,11pixel/sekon hingga 28,57pixel/sekon. Kesipuanya perubahan kuat arus pada selenoid berkorelasi positif terhadap kecepatan sel darah. Kata kunci : Arus Dc, sel biologi, kecepatan linear, selenoid, dan sel darah.
PENGARUH TEGANGAN DC TERHADAP KECEPATAN LINEAR SEL DARAH MANUSIA Nuri Nuri; Ian Yulianti; Eni Wahyuningsih; Ratna Sari; Endang Sawitri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 5 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.327 KB) | DOI: 10.21009/0305020312

Abstract

Sel darah manusia merupakan kumpulan partikel yang bermuatan listrik, jika sel ini berada dalam medan listrik akan berinteraksi sesuai dengan arah gaya luar yang memprngaruhinya. Sel darah sebagai muatan uji akan bergerk sesuai jenis muatan dan pengaruh kuat medan listrik luar yang mengeninya, semakin dekat jarak muatan uji dengan elektroda maka makin besar pengaruhnya. Dalam penelitian ini sel darah sebagai muatan uji berada pada jarak 2cm daintara dua elektoda positif dan negatif. Seumber kuat medan listrik luar berasal dari elaktroda positif dan negatif. Sebagai variabel bebeas menggunakan perubahan tegangan DC dalam volt dan variable terikat adalah kecepatan sel dalam (pixel/s). Hasil percobaan didapatkan bahwa pada saat belum diberi tegangan sel darah dalam keadaan diam, pada saat nilai tegangan diberikan pada rentang 4V-12V sel darah bergerak pada rentang kecepatan 75pixel/s hingga 600pixel/s dengan arah menuju elektroda positip. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perubahan tegngan berpengaruh positif pada kecepatan sel darah manusia, kecepetan sel menuju elektroda positip membuktikan bahwa sel darah manusia tersebut bermuatan negatif. Kata kunci : Tegangan DC, Sel biologi, Home scanning, Kecepatan linear, Elektroda, dan Sel darah.